Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD Kalteng, M. Ansyari (paling kanan), saat mengikuti Agenda Retret Akmil di Magelang. (FOTO : IST)

Wakil Ketua II DPRD Kalteng, M. Ansyari (paling kanan), saat mengikuti Agenda Retret Akmil di Magelang. (FOTO : IST)

1TULAH.COM-Sebanyak 478 pimpinan parlemen daerah dari seluruh penjuru Tanah Air berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 15–19 April 2026. Agenda strategis bertajuk Retret Ketua DPRD se-Indonesia ini digelar untuk menyelaraskan visi pembangunan nasional sekaligus memperkuat integritas kepemimpinan di tingkat daerah.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD). Fokus utamanya adalah mencetak pemimpin daerah yang memiliki karakter negarawan guna menyongsong target besar Indonesia Emas 2045.

Urgensi Penyelarasan Kebijakan Pusat dan Daerah

Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), M. Ansyari, yang hadir mewakili unsur pimpinan DPRD Kalteng, memberikan apresiasi tinggi terhadap forum ini. Menurutnya, retret di Akmil merupakan wadah krusial untuk bertukar gagasan mengenai tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Ansyari menekankan bahwa peran legislatif sangat vital dalam mengawal program pembangunan agar benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat. Beberapa poin penting yang diserap selama kegiatan meliputi:

  • Wawasan Kebangsaan: Memperkuat rasa cinta tanah air dalam pengambilan kebijakan.

  • Kepemimpinan Strategis: Meningkatkan kapasitas pimpinan dalam mengelola dinamika politik daerah.

  • Sinkronisasi Program: Memastikan program pemerintah pusat dan daerah berjalan selaras tanpa tumpang tindih.

“Momentum ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi antardaerah. Kita ingin memastikan pelaksanaan program di daerah benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar Ansyari dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/4/2026).

Menghindari Tumpang Tindih Kebijakan

Salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan daerah adalah ego sektoral dan ketidaksinkronan aturan. Ansyari menyebut bahwa retret ini memberikan pemahaman mendalam agar DPRD Kalteng dapat memastikan efektivitas pembangunan.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

“Dengan sinergi yang baik, tidak akan terjadi tumpang tindih kebijakan. Hal ini penting agar anggaran dan program pembangunan dapat lebih efektif dalam menjawab persoalan di lapangan,” tambahnya.

Mencetak Pemimpin Berkarakter Negarawan

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan bahwa pembekalan di Akmil Magelang ini dirancang khusus untuk mengimplementasikan Asta Cita. Targetnya adalah para pimpinan legislatif mampu membawa semangat baru dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Harapan Pasca-Retret:

  1. Penguatan Fungsi Pengawasan: Legislatif yang lebih kritis namun solutif.

  2. Sinergi Eksekutif-Legislatif: Menciptakan keharmonisan kerja untuk mempercepat kemajuan daerah.

  3. Stabilitas Nasional: Menjaga iklim politik dan ekonomi daerah yang kondusif.

“Sinergi yang kuat antara pihak eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam mendukung stabilitas nasional secara berkelanjutan,” tutup Ace Hasan Syadzily. (Ingkit)

Berita Terkait

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Berita Terbaru