Dedi Mulyadi Gandeng Marinir untuk Kawal Bantaran Sungai di Jabar

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi (suara com)

Dedi Mulyadi (suara com)

1TULAH.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana melibatkan satuan marinir untuk menjaga kawasan bantaran sungai setelah proses revitalisasi selesai dilaksanakan.

Sebelum itu, ia akan terlebih dahulu membongkar seluruh bangunan rumah yang berdiri di sepanjang bantaran sungai di wilayah Jawa Barat dan menggantikannya dengan penanaman pohon kelapa.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar untuk memulihkan kondisi lingkungan dan mengembalikan fungsi sungai serta laut sebagai sumber kehidupan dan keindahan alam.

Dedi menilai bahwa selama ini terjadi pergeseran cara pandang masyarakat yang lebih mengutamakan daratan, sehingga banyak bangunan berdiri di tepi sungai dan limbah rumah tangga maupun industri dibuang sembarangan ke aliran sungai.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan Nasional di Katingan Hulu Segera Ditangani, Arton S. Dohong: Solusi Disepakati Lewat Audiensi

Padahal, limbah-limbah tersebut akan berakhir di laut dan menyebabkan kerusakan ekosistem perairan.

Ia juga menyoroti dampak sedimentasi di hulu sungai yang dipicu oleh pembalakan liar dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian, yang mengakibatkan pendangkalan sungai dan bermuara pada permasalahan di wilayah pesisir.

Untuk mengatasi hal itu, diperlukan pengerukan sungai yang memerlukan anggaran besar.

Baca Juga :  Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Oleh karena itu, ia menargetkan dalam dua tahun ke depan tidak akan ada lagi bangunan liar di sepanjang sungai, tidak ada lagi penerbitan sertifikat tanah di kawasan tersebut, serta tidak terjadi lagi pendangkalan muara.

Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan sampah di hulu yang belum optimal membuat masyarakat cenderung membuang sampah langsung ke sungai.

Akibatnya, laut menjadi tempat akhir penumpukan limbah, yang memperparah kondisi pencemaran di perairan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal
Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas
Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal
Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 April 2026 - 06:08 WIB

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang

Selasa, 28 April 2026 - 02:54 WIB

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Senin, 27 April 2026 - 15:18 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Senin, 27 April 2026 - 15:09 WIB

Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi

Berita Terbaru

Bupati Heriyus SE melakukan pemasangan tanda peserta pelatihan, Selasa (28/04/2026). Foto : 1tulah.com)

Berita

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 Apr 2026 - 13:02 WIB