Danantara Menuju Kelas Dunia: Prabowo Ingin Tiru Kesuksesan Temasek Singapura

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapannya agar Danantara, lembaga pengelola investasi strategis milik Indonesia, dapat meniru model dan kesuksesan Temasek Holdings.

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapannya agar Danantara, lembaga pengelola investasi strategis milik Indonesia, dapat meniru model dan kesuksesan Temasek Holdings.

1TULAH.COM-Presiden terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan ambisi besarnya untuk Danantara, lembaga pengelola investasi strategis Indonesia. Dalam kunjungannya ke Singapura, Prabowo secara terbuka menyatakan harapannya agar Danantara dapat meniru model dan kesuksesan Temasek Holdings, raksasa investasi global asal Singapura. Pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menandai babak baru dalam strategi investasi nasional Indonesia.

Kolaborasi Strategis dan Kemajuan Ekonomi Bilateral

Dalam sambutannya, Prabowo menyoroti kemajuan signifikan yang telah dicapai enam kelompok kerja sama ekonomi bilateral antara Indonesia dan Singapura. Ia memaparkan berbagai pencapaian, khususnya dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus, serta di sektor pertanian, pariwisata, tenaga kerja, dan transportasi. Ini menunjukkan fundamental kuat yang menjadi landasan bagi kolaborasi yang lebih dalam antara kedua negara.

Namun, perhatian utama tertuju saat Prabowo secara eksplisit menyebut nama Temasek. “Kami menantikan kolaborasi yang erat antara Temasek dan Danantara di semua sektor, khususnya di bidang energi terbarukan, kawasan industri berkelanjutan, serta pengembangan wilayah Batam, Bintan, dan Karimun dalam sektor energi rendah karbon dan infrastruktur strategis,” tutur Prabowo.

Danantara: Lokomotif Investasi Nasional Berkelas Dunia

Keinginan Prabowo agar Danantara meniru Temasek bukan sekadar wacana. Ini adalah isyarat strategis bahwa pemerintah bertekad untuk menjadikan Danantara sebagai lokomotif investasi nasional yang agresif, profesional, dan berorientasi jangka panjang. Seperti Temasek yang telah berhasil mengakumulasi kekayaan negara Singapura melalui investasi cerdas di berbagai sektor global, Danantara diharapkan mampu melakukan hal serupa untuk Indonesia.

Baca Juga :  Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Temasek dikenal dengan model investasinya yang mandiri, berorientasi komersial, dan fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Mereka berinvestasi pada perusahaan-perusahaan terkemuka di berbagai sektor, baik di dalam maupun luar negeri, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Model inilah yang ingin direplikasi oleh Danantara, dengan penyesuaian terhadap konteks dan prioritas investasi Indonesia.

Singapura: Mitra Investasi Nomor Satu Indonesia Selama Satu Dekade

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga secara khusus menyampaikan pujian setinggi langit kepada Singapura yang telah bertahan sebagai investor nomor satu di Indonesia selama satu dekade terakhir. “Singapura mungkin tetap menjadi investor utama kami. Dan tahun lalu, saya kira investasi dari Singapura mencakup sepertiga dari seluruh investasi asing langsung di Indonesia,” sebut Prabowo.

Tak hanya mengapresiasi dalam angka, Prabowo juga menghaturkan terima kasih secara langsung kepada PM Wong, menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kolaborasi strategis ini. “Terima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan kepada kami, dan kami ingin terus memperkuat kolaborasi dan kemitraan ini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Dominasi Investasi Singapura di Indonesia

Data yang dirilis oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) semakin menguatkan dominasi Singapura. Pada kuartal I 2025, Singapura menyumbang investasi paling besar dengan jumlah investasi sebesar US$ 4,6 miliar atau sekitar Rp 74,5 triliun (kurs Rp 16.200). Posisi ini telah diduduki Singapura selama sekitar 10 tahun lamanya atau satu dekade terakhir.

Berikut adalah daftar negara investor terbesar di Indonesia selama kuartal I 2025:

  1. Singapura: US$ 4,6 miliar
  2. Hong Kong: US$ 2,2 miliar
  3. China: US$ 1,8 miliar
  4. Malaysia: US$ 1 miliar
  5. Jepang: US$ 1 miliar

Sepanjang triwulan I 2025, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp 465,2 triliun. Dari jumlah tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) mengambil porsi sebesar Rp 230,4 triliun atau 49,5%. Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) memiliki porsi 50,5% senilai Rp 234,8 triliun.

Kondisi ini menunjukkan peningkatan signifikan pada PMDN di awal tahun 2025, yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong investasi domestik sambil tetap menarik PMA berkualitas. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru