Konflik Memanas: Iran Serang Tel Aviv, Klaim Hantam Ratusan Target Israel

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Kota Tel Aviv Israel usai dihantam rudal Iran. (bidik layar video)

Penampakan Kota Tel Aviv Israel usai dihantam rudal Iran. (bidik layar video)

1TULAH.COM-Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel, menyusul serangan yang dilakukan Israel pada Jumat, 13 Juni 2025. Situasi ini menandai eskalasi “jual beli” serangan antara kedua negara yang telah berlangsung beberapa waktu terakhir.

Tel Aviv Jadi Sasaran Utama, Korban Berjatuhan

Salah satu kota yang menjadi sasaran utama serangan Iran adalah Tel Aviv. Berdasarkan laporan media Israel, militer Iran melancarkan serangan skala besar dalam 12 jam terakhir dengan menargetkan pusat kota tersebut. Akibat serangan ini, dilaporkan setidaknya tiga warga Israel tewas dan 172 lainnya luka-luka.

Video yang beredar di media sosial X menunjukkan kondisi Kota Tel Aviv pasca dihujani rudal Iran pada Minggu, 15 Juni 2025. Terlihat sebuah blok apartemen di Tel Aviv hancur, jalanan dipenuhi puing-puing, mobil rusak, dan pecahan kaca berserakan. Petugas darurat juga terlihat menyisir reruntuhan untuk mencari korban.

Klaim Iran: Ratusan Target Terkena, Siap Lanjutkan Serangan

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa serangan balasan Iran dalam operasi “True Promistry” telah mengenai lebih dari 150 target Israel. Selain itu, pesawat nirawak Iran dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel yang dikenal sebagai “Airdome”.

Baca Juga :  Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Kantor berita Fars Iran melaporkan bahwa Iran akan kembali melanjutkan operasi terhadap target Israel dan bahkan merencanakan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di seluruh Timur Tengah. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa gelombang serangan Iran berikutnya terhadap Israel akan melibatkan rudal 20 kali lebih banyak daripada yang dikerahkan sebelumnya, mengindikasikan eskalasi yang lebih besar. Garda Revolusi Iran juga menyatakan bahwa serangan terbaru itu menargetkan fasilitas produksi bahan bakar untuk jet tempur Israel.

Tanggapan Presiden Iran dan Dukungan Negara Muslim

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan persatuan dan koordinasi di antara negara-negara Muslim untuk menghadapi rezim Israel yang disebutnya “sejak awal berdiri identik dengan kejahatan dan pertumpahan darah.” Hal ini disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu malam, 14 Juni 2025.

Pezeshkian mengapresiasi dukungan dan solidaritas Erdogan terhadap Iran. Ia menekankan bahwa Israel kembali menunjukkan ketidakpedulian terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional dengan membunuh warga sipil, ilmuwan, pejabat, dan personel militer. Menurut Pezeshkian, serangan terbaru Israel terhadap Iran, yang terjadi di tengah negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington, menunjukkan niat Israel untuk menggagalkan perundingan tersebut.

Baca Juga :  Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

“Republik Islam Iran selalu mengedepankan perdamaian dan dialog,” kata Pezeshkian, seraya menegaskan bahwa negaranya berusaha memperkuat hubungan dengan negara tetangga dan negara-negara Muslim. “Namun sejak awal, rezim ini berusaha menggagalkan upaya kami, termasuk dengan membunuh syahid (Ismail) Haniyeh saat dia menjadi tamu resmi kami,” tambah Pezeshkian, merujuk pada petinggi Hamas yang dibunuh Israel di Teheran.

Pezeshkian menekankan pentingnya kerja sama dunia Islam untuk melawan agresi Israel. “Negara-negara Islam harus memperkuat kemampuan pertahanan dan bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan pembangunan di kawasan,” katanya.

Sementara itu, Presiden Erdogan mengecam keras serangan Israel dan menyampaikan belasungkawa kepada warga Iran yang menjadi korban. Ia menilai pemimpin Israel Benjamin Netanyahu berusaha membuat kekacauan di kawasan dan salah satu tujuan serangan itu adalah mengalihkan perhatian dari kejahatan Israel di Gaza. Erdogan juga menegaskan kembali dukungan Turki pada penyelesaian isu nuklir Iran secara diplomatik.

Situasi di Timur Tengah semakin memanas dengan saling serang antara Iran dan Israel. Perhatian dunia tertuju pada perkembangan selanjutnya, dengan harapan konflik tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi stabilitas kawasan dan global. (Sumber:Suara.com)

 

 

Berita Terkait

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman
Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran
Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Berita Terbaru