PPIH Sarankan Jemaah Haji Tak Paksakan Diri Lakukan Ibadah Sunnah Karena Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jemaah haji Indonesia di Mekkah. (Suara.com/Chandra)

Ilustrasi jemaah haji Indonesia di Mekkah. (Suara.com/Chandra)

 

1TULAH.COM – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengingatkan jemaah ke agar menjaga kondisi fisik dan membatasi aktivitas berat menjelang kepulangan ke Tanah Air.

Hal ini disampaikan karena suhu di Makkah masih sangat tinggi, mencapai 46 derajat Celsius.

Wakil Pengendali Teknis Bidang Media Center Haji, Akhmad Fauzin, mengimbau agar jemaah tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunnah, seperti umrah sunnah secara berulang, karena berisiko terhadap kesehatan, terutama bagi lansia dan jemaah yang baru saja pulih dari kelelahan puncak ibadah haji.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Fauzin menyarankan agar jemaah mengatur waktu ibadah dengan bijak, misalnya melakukan Tawaf Wada’ di waktu yang lebih sejuk seperti pagi hari setelah Subuh atau malam hari.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dengan rombongan demi keamanan, dan tidak bepergian sendirian.

Selain itu, PPIH mengingatkan jemaah yang menggunakan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) agar segera melapor ke petugas ketika tiba di bandara Jeddah atau Madinah untuk mempercepat proses pengesahan dokumen oleh otoritas Arab Saudi.

Pada hari yang sama, sebanyak 19 kelompok terbang dari berbagai embarkasi di Indonesia dijadwalkan kembali melalui dua bandara utama, yaitu King Abdul Aziz di Jeddah dan Amir Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Fauzin mengingatkan bahwa perjalanan pulang akan memakan waktu cukup lama, sehingga menjaga kesehatan sangat penting dengan memperhatikan asupan cairan dan mengikuti arahan petugas.

Ia juga menyampaikan harapan agar semua jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat serta mengajak keluarga jemaah di Indonesia untuk menyebarkan informasi yang benar guna mendukung kelancaran proses pemulangan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru