Inspirasi dari Layar Lebar: Gala Premiere Film Bugday Tanesi di Palangka Raya Dihadiri Anggota Parlemen Turki

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh. Bersama Anggota Parlemen Majelis Agung Turki, Serkan Bayram. Saat menghadiri gala premiere film inspiratif Bugday Tanesi (A Piece of Grain) di Studio 1-XXI Palma Palangka Raya, Sabtu (14/6/2025)Foto:Istimewa

Anggota DPRD Kalteng yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng Faridawaty Darland Atjeh. Bersama Anggota Parlemen Majelis Agung Turki, Serkan Bayram. Saat menghadiri gala premiere film inspiratif Bugday Tanesi (A Piece of Grain) di Studio 1-XXI Palma Palangka Raya, Sabtu (14/6/2025)Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Sebuah acara istimewa berlangsung di Studio 1-XXI Palma Palangka Raya pada Sabtu, 14 Juni 2025. Faridawaty Darland Atjeh, yang merupakan Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng) sekaligus Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Kalteng, sukses menggelar gala premiere film inspiratif berjudul Bugday Tanesi (A Piece of Grain).

Acara nonton bareng ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran langsung Serkan Bayram, Anggota Parlemen Majelis Agung Turki yang juga merupakan tokoh utama dalam film tersebut.

Kedatangan Serkan Bayram di Palangka Raya adalah atas undangan langsung dari Faridawaty, menunjukkan kuatnya ikatan kolaborasi internasional dalam penyebaran pesan kemanusiaan.

Penayangan Perdana di Indonesia dan Kisah Penuh Haru

Faridawaty Darland Atjeh menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini. “Ini luar biasa, pertama kali ditayangkan di Indonesia dan dilakukan di Palangka Raya. Kita mendapat lisensi langsung dari Lembaga Sensor Film Indonesia. Film ini telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional,” ujarnya.

Sebagai seorang legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas, Faridawaty mengaku film Bugday Tanesi sangat menyentuh hatinya karena memiliki kedekatan emosional secara pribadi.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

“Saya sudah dua kali menonton film ini dan selalu menangis. Dalam keluarga, saya memiliki adik yang juga seorang disabilitas. Cerita dalam film ini sangat menggugah, terutama karena menggambarkan perjuangan seorang penyintas yang mengalami disabilitas bukan dari lahir, melainkan akibat kebakaran saat keluarganya membuka lahan gandum,” jelasnya dengan suara bergetar. Kisah ini menegaskan bagaimana tragedi bisa mengubah hidup, namun semangat untuk berjuang tak boleh padam.

Perjalanan Hidup Inspiratif Serkan Bayram

Serkan Bayram, tokoh utama dalam film Bugday Tanesi, menyampaikan apresiasinya kepada Faridawaty atas undangan ke Palangka Raya. Ia mengungkapkan bahwa film ini adalah kisah nyata perjalanan hidupnya selama lebih dari 50 tahun.

“Saat saya berusia 18 tahun, saya mengalami kecelakaan dan kehilangan beberapa bagian tubuh saya. Tapi saya tetap melanjutkan hidup, menjadi hakim, menikah, mendukung para penyandang disabilitas di Turki, dan akhirnya menjadi anggota parlemen. Saya bahkan berhasil mendorong perubahan undang-undang untuk hak-hak disabilitas di Turki,” ungkap Serkan, yang kisahnya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih impian dan memberikan dampak positif.

Baca Juga :  Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Ia menambahkan, film Bugday Tanesi telah diputar di berbagai negara dan memperoleh banyak penghargaan. Menurut Serkan, film ini membawa harapan bagi para penyandang disabilitas dan menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk menumbuhkan empati dan solidaritas.

“Bugday Tanesi adalah harapan. Film ini untuk mengingatkan kita bahwa tidak boleh ada disabilitas yang ditinggalkan. Ini tentang kemanusiaan, keadilan, dan kebaikan dunia. Kita tidak ingin hidup di dunia yang penuh dengan darah dan kegelisahan,” tegasnya, menggarisbawahi pesan universal tentang kemanusiaan yang diusung film ini.

Gala premiere ini tidak hanya menjadi ajang penayangan film, tapi juga momentum untuk menyebarkan pesan-pesan positif tentang perjuangan, harapan, dan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama bagi mereka yang memiliki disabilitas. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru