Upaya Pembunuhan Miguel Uribe Guncang Kolombia: Kandidat Presiden Ditembak di Bogota

- Jurnalis

Minggu, 8 Juni 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandidat Capres Kolombia Miguel Uribe. Ia ditembak dalam upaya pembunuhan yang dilakukan saat dirinya melakukan kampanye di Bogota, Sabtu (7/6/2025). [IG migueluribet]

Kandidat Capres Kolombia Miguel Uribe. Ia ditembak dalam upaya pembunuhan yang dilakukan saat dirinya melakukan kampanye di Bogota, Sabtu (7/6/2025). [IG migueluribet]

1TULAH.COM-Dunia politik Kolombia diguncang oleh insiden penembakan terhadap kandidat Calon Presiden dari Partai Demokratik Tengah, Miguel Uribe, pada Sabtu, 7 Juni 2025.

Uribe, seorang pemimpin oposisi dan kandidat kuat untuk Pilpres 2026, ditembak tiga kali dalam sebuah upaya pembunuhan di Bogota.

Kejadian ini sontak memicu gelombang kecaman dan kekhawatiran akan stabilitas demokrasi di negara tersebut.

Kronologi Penembakan Miguel Uribe di Tengah Kampanye

Insiden tragis ini terjadi saat Miguel Uribe sedang berkampanye untuk menjadi calon presiden dari Partai Demokratik Tengah. Uribe, yang dikenal sebagai salah satu penentang vokal Presiden Gustavo Petro, ditembak di bagian kepala dan leher. Dari sejumlah gambar yang beredar di lokasi kejadian, terlihat warga berusaha memberikan pertolongan kepada Uribe.

Setelah insiden penembakan, Uribe segera dilarikan ke rumah sakit Santa Fe di distrik Fontibon untuk mendapatkan perawatan darurat. Kondisinya pasca-penembakan menjadi perhatian utama publik dan para pendukungnya.

Tersangka Ditangkap: Remaja 15 Tahun Diduga Pelaku Utama

Dalam waktu singkat, Kepolisian Nasional Kolombia berhasil mengamankan seorang tersangka pelaku. Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galan, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Media lokal menayangkan video yang menunjukkan seorang tersangka diamankan di Distrik Fontibón, tepat di lokasi serangan, sekitar pukul 17.00 sore waktu setempat.

Baca Juga :  Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Direktur Kepolisian Nasional, Jenderal Carlos Fernando Triana, mengungkapkan bahwa tersangka merupakan seorang anak di bawah umur, berusia 15 tahun. Remaja tersebut diduga tertembak di kaki saat mencoba melarikan diri dari lokasi kejadian dan berhasil ditangkap oleh salah satu pengawal senator. Gambar-gambar yang beredar di media sosial juga menunjukkan tersangka yang ditahan oleh petugas polisi dan aparat berpakaian sipil.

Kecaman dari Berbagai Pihak dan Seruan Penuntasan Kasus

Upaya pembunuhan terhadap Miguel Uribe menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Presiden Gustavo Petro secara tegas mengecam insiden tersebut dan menyampaikan ungkapan solidaritasnya kepada keluarga ketua fraksi Senat dari Partai Demokratik Tengah. “Kolombia tidak boleh membunuh anak-anaknya, karena mereka juga adalah anak-anak kita,” ujar Presiden Gustavo Petro, seperti dilansir Columbia Reports, Minggu 8 Juni 2025.

Partai Demokratik Tengah dalam pernyataan awalnya juga menyatakan bahwa upaya pembunuhan ini merupakan ‘serangan terhadap demokrasi dan kebebasan di Kolombia.’ Mereka menegaskan penolakan keras terhadap serangan yang tidak hanya membahayakan nyawa seorang pemimpin politik, tetapi juga mengancam fondasi demokrasi.

Pihak berwenang, melalui Kepala Kepolisian Nasional, Jenderal William Salamanca, mengonfirmasi penangkapan satu tersangka dan menyatakan bahwa penyelidikan tidak akan berhenti. Ia menegaskan komitmen untuk mengungkap seluruh kebenaran di balik insiden ini. Sanchez juga telah memerintahkan militer, Kepolisian Nasional, dan badan intelijen untuk mengerahkan seluruh kemampuan guna segera mengusut tuntas kejadian ini. Rapat luar biasa bersama pimpinan militer dan kepolisian juga akan segera digelar untuk merumuskan strategi penanganan situasi.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Perkuat Sinergi dengan BNN untuk Berantas Narkoba

Latar Belakang Miguel Uribe dan Dampak Politik

Miguel Uribe bukanlah sosok asing di kancah politik Kolombia. Ia merupakan putra dari jurnalis Diana Turbay, yang tewas pada tahun 1991 setelah diculik oleh Kartel Medellin. Selain itu, Uribe juga merupakan anak didik mantan Presiden Alvaro Uribe dan cucu dari mantan Presiden Julio Cesar Turbay. Latar belakang keluarganya yang kuat dalam politik menjadikan insiden ini semakin menyorot perhatian publik.

Penembakan Uribe ini juga menjadi catatan kelam bagi Kolombia, mengingat ia adalah korban pertama dari upaya pembunuhan terhadap seorang senator sejak tahun 2018. Kala itu, Presiden Gustavo Petro juga pernah ditembaki saat berkampanye di kota Cucuta, wilayah barat Kolombia.

Insiden ini tentu akan memiliki implikasi besar terhadap lanskap politik Kolombia menjelang Pemilu 2026. Upaya pembunuhan terhadap seorang kandidat presiden menggarisbawahi tantangan keamanan dan polarisasi politik yang masih membayangi negara tersebut. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas
KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA
Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!
Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal
Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 589 Jiwa, Ratusan Gempa Susulan Masih Mengancam!
Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral
Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:52 WIB

Presiden Prabowo Minta Kasus Penganiayaan Yuvita Diusut Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:49 WIB

KPK Periksa 6 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Izin Tinggal WNA

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:33 WIB

Bungkam Keraguan, Timnas Jepang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Tanpa Kekalahan!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:40 WIB

Gara-gara Ucapan ‘Terima Kasih Adikku Sayang’, Caddy Golf di Tangerang Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:44 WIB

Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:36 WIB

Kuasai 80 Persen UMKM, Perempuan Didorong Dobrak Keterbatasan Sektoral

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:27 WIB

Mitos ‘Baseload’ Runtuh: IESR Sebut PLTU Kini Sama Tidak Stabilnya dengan Energi Hijau

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:21 WIB

DPRD Kalteng Gelar Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025: Pemprov Raih WTP 12 Kali Beruntun

Berita Terbaru