Menteri HAM dan BNN Bertemu Soroti Legalisasi Ganja Serta Kratom

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daun ganja (Shutterstock).

Ilustrasi daun ganja (Shutterstock).

1TULAH.COM – Pertemuan antara Kepala BNN Marthinus Hukom dan Menteri HAM Natalius Pigai pada 15 April menyoroti dua hal penting dalam penegakan hukum narkotika di Indonesia: perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan wacana legalisasi ganja serta kratom.

Marthinus menekankan bahwa penegakan hukum terhadap pengguna maupun pengedar narkoba harus tetap dalam koridor HAM.

Ia menegaskan pentingnya pendekatan yang seimbang antara ketegasan hukum dan penghormatan terhadap hak-hak individu.

Baca Juga :  Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Ini menjadi perhatian khusus mengingat banyak kritik selama ini terhadap praktik penindakan yang dianggap terlalu represif.

Sementara itu, legalisasi ganja dan kratom turut dibahas sebagai isu yang bersinggungan dengan HAM, terutama jika dikaitkan dengan praktik di negara-negara lain yang telah membuka ruang legalisasi untuk penggunaan medis dan riset.

Hukom menyatakan bahwa pembahasan dilakukan untuk menggali perspektif HAM dari Menteri HAM Natalius Pigai.

Pigai sendiri menyampaikan bahwa HAM menjadi bagian fundamental dalam arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto, termasuk dalam pemberantasan narkotika.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Ia mengaitkannya dengan visi besar dalam Astacita, yaitu delapan cita-cita pembangunan nasional, yang menempatkan HAM dan narkotika sebagai isu strategis.

Secara keseluruhan, pertemuan ini menandai adanya sinergi antara lembaga penegak hukum dan lembaga yang fokus pada HAM untuk menyikapi tantangan narkotika dengan cara yang lebih manusiawi, inklusif, dan berorientasi pada pembangunan peradaban.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal
Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 06:08 WIB

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang

Selasa, 28 April 2026 - 02:54 WIB

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Senin, 27 April 2026 - 15:18 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Senin, 27 April 2026 - 15:09 WIB

Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Berita Terbaru