Berapa Gaji Presiden Donald Trump dan Wakilnya usai Dilantik?

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

 

1TULAH.COM – Pada Senin, 20 Januari 2025, Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat untuk masa jabatan keduanya, didampingi oleh Wakil Presiden JD Vance.

Prosesi pelantikan ini berlangsung di Gedung DPR AS, di mana Trump mengungkapkan visinya untuk pemerintahan yang akan datang, dengan menegaskan komitmennya untuk “mengutamakan Amerika.” Dengan dimulainya masa jabatan mereka, keduanya kini memperoleh kompensasi yang besar sesuai dengan posisi tinggi mereka.

Sebagai Presiden, Trump mendapatkan gaji tahunan sebesar US$400.000, atau sekitar Rp6,5 miliar. Gaji ini dibayarkan setiap bulan, dan selain itu, Trump juga memperoleh tunjangan biaya sebesar US$50.000 (Rp815 juta), yang digunakan untuk membiayai pengeluaran terkait tugas-tugas resmi presiden.

Selain itu, Trump berhak menggunakan berbagai perabotan dan barang milik negara yang ada di Kediaman Eksekutif di Gedung Putih selama masa jabatannya.

Tidak hanya itu, dia juga diberikan anggaran untuk perjalanan dan hiburan, masing-masing sebesar US$100.000 (Rp1,6 miliar) dan US$19.000 (Rp309 juta).

Selama masa kepresidenannya sebelumnya, Trump memutuskan untuk mendonasikan sebagian besar gaji yang diterimanya kepada sejumlah lembaga pemerintah, sebuah tindakan yang mendapat perhatian publik.

Keputusan ini mencerminkan pilihan Trump untuk tidak mengambil keuntungan pribadi dari jabatannya, meskipun gaji yang diterimanya tergolong sangat besar.

Sementara itu, Wakil Presiden JD Vance akan menerima gaji tahunan sebesar US$235.100 (Rp3,8 miliar). Namun, menurut National Taxpayers Union Foundation (NTUF), gaji Vance untuk tahun ini tidak sepenuhnya akan diterima karena adanya pembekuan gaji yang diberlakukan oleh American Relief Act 2025.

Pembekuan ini berlaku hingga 14 Maret 2025, dan keputusan apakah akan diperpanjang akan ditentukan oleh Kongres.

Dalam hal ini, Vance tidak akan menerima gaji penuh yang seharusnya diterima oleh seorang wakil presiden, yang pada Januari 2025 tercatat sebesar US$289.400 (Rp4,7 miliar).

Selain itu, anggota kabinet yang akan dilantik oleh Trump juga diperkirakan akan menerima kompensasi di atas US$200.000 (Rp3,2 miliar) setelah proses konfirmasi.

Pemimpin legislatif AS, termasuk juru bicara DPR dan pemimpin mayoritas serta minoritas, juga menerima gaji besar, mencerminkan kompensasi yang setara dengan tanggung jawab dan posisi tinggi yang mereka emban.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terbaru