Starbucks Lakukan PHK Besar-besaran, Apa Penyebabnya?

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Starbucks Foto oleh Dom J via Pexel

Ilustrasi Starbucks Foto oleh Dom J via Pexel

1TULAH.COM-Raksasa kopi dunia, Starbucks, mengumumkan rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sebagian karyawannya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja bisnis.

Mengapa Starbucks Lakukan PHK?

CEO Starbucks, Brian Niccol, menjelaskan bahwa keputusan untuk melakukan PHK ini didorong oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Persaingan yang semakin ketat: Starbucks menghadapi persaingan yang semakin ketat dari berbagai merek kopi lainnya, baik dari segi harga maupun inovasi produk.
  • Perubahan perilaku konsumen: Perubahan kebiasaan konsumen, seperti meningkatnya minat terhadap kopi specialty dan kopi buatan sendiri, juga menjadi tantangan bagi Starbucks.
  • Struktur organisasi yang kompleks: Struktur organisasi Starbucks yang terlalu kompleks dinilai menghambat efisiensi dan kecepatan pengambilan keputusan.

Siapa Saja yang Terkena PHK?

Niccol menegaskan bahwa PHK yang dilakukan Starbucks tidak akan berdampak pada karyawan yang bekerja langsung di toko. Karyawan yang terkena dampak PHK sebagian besar adalah karyawan yang bekerja di bagian pendukung operasional.

Baca Juga :  Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: "Suka-suka Saya Dong!"

“Rincian pemutusan hubungan kerja, yang akan diumumkan pada awal Maret, tidak akan memengaruhi tim di dalam toko perusahaan atau investasi yang dilakukannya pada jam buka toko,” ujar Niccol.

Upaya Pemulihan Bisnis Starbucks

Selain melakukan PHK, Starbucks juga akan melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan kinerja bisnisnya, antara lain:

  • Merevolusi desain toko: Starbucks akan melakukan renovasi terhadap beberapa toko dengan menambahkan fasilitas yang lebih nyaman bagi pelanggan, seperti tempat duduk yang lebih nyaman dan bar kopi yang lebih modern.
  • Meningkatkan kualitas layanan: Starbucks berfokus untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan dengan cara mempercepat waktu tunggu dan memberikan pengalaman yang lebih personal.
  • Memperkuat merek: Starbucks akan terus memperkuat mereknya dengan meluncurkan produk-produk baru dan kampanye pemasaran yang inovatif.
Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Dampak PHK terhadap Starbucks

PHK yang dilakukan oleh Starbucks tentu akan menimbulkan dampak yang signifikan, baik bagi perusahaan maupun bagi karyawan yang terkena dampak. Di satu sisi, PHK diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kinerja perusahaan. Namun, di sisi lain, PHK juga akan menimbulkan dampak sosial yang cukup besar bagi karyawan yang kehilangan pekerjaan.

Keputusan Starbucks untuk melakukan PHK merupakan langkah yang cukup berani. Meskipun keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang matang, namun tetap menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap karyawan dan reputasi perusahaan. Kita perlu menunggu untuk melihat apakah langkah-langkah yang diambil oleh Starbucks akan berhasil membawa perusahaan ini kembali ke jalur pertumbuhan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Rabu, 30 September 2026 - 14:05 WIB

DPRD Kalteng Tetapkan Renja 2027 dan Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna ke-8

Berita Terbaru

Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (1/10/2026).

Seruyan

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial

Jumat, 2 Okt 2026 - 16:17 WIB