Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat kegiatan pembagian 1000 masker GP Ansor Bartim. Foto : 1tulah.com/zakirin

Saat kegiatan pembagian 1000 masker GP Ansor Bartim. Foto : 1tulah.com/zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Barito Timur menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Timur. Jum’at (02/10/2026).

Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada masyarakat melalui kegiatan sosial yang dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Masjid Ar-Rahman Tamiang Layang dan wilayah Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur.

Pembagian masker di Masjid Ar-Rahman Tamiang Layang dilaksanakan setelah salat Jumat oleh PC GP Ansor Kabupaten Barito Timur bersama Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu, pembagian masker di wilayah Kecamatan Pematang Karau dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Pematang Karau bersama Relawan Masjid Darul Wustha Tuyau.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Barito Timur, Muhammad Zakirin, S.A.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian GP Ansor terhadap masyarakat yang harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

Baca Juga :  Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Barito Timur yang terdampak kabut asap akibat karhutla. Kami ingin hadir dan mengambil bagian dalam membantu masyarakat, khususnya dalam upaya mengurangi risiko paparan asap saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Muhammad Zakirin.

Menurutnya, kondisi kabut asap tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, diperlukan kepedulian dan keterlibatan berbagai pihak untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut.

“Kami berharap masker yang dibagikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi karhutla, karena dampaknya dirasakan oleh kita semua,” katanya.

Tambahnya, GP Ansor Barito Timur akan terus berupaya mengambil peran dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris PD IWO Kabupaten Barito Timur, Ahmad Fahrizali, menyampaikan bahwa keterlibatan IWO dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian bersama terhadap kondisi masyarakat di tengah dampak kabut asap.

Baca Juga :  Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

“Kami dari PD IWO Barito Timur menyambut baik kegiatan sosial ini. Persoalan kabut asap akibat karhutla merupakan kondisi yang berdampak langsung kepada masyarakat, sehingga kepedulian dan kebersamaan dari berbagai elemen sangat diperlukan,” ujar Ahmad Fahrizali.

Ia mengatakan, kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan organisasi profesi wartawan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Apa yang dilakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membantu masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla,” katanya.

Pembagian 1.000 masker tersebut menjadi salah satu bentuk aksi sosial GP Ansor Barito Timur bersama sejumlah pihak dalam merespons kondisi kabut asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Timur.

Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor dan para pihak yang terlibat berharap masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan lebih terlindungi serta seluruh elemen masyarakat semakin peduli terhadap pencegahan dan penanganan karhutla di daerah. (zek)

 

Berita Terkait

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Karhutla Meluas, Harsandi Soroti Keterbatasan Anggaran dan Minta Warga Hentikan Pembakaran Lahan
Anggota PWI Barito Utara Jalin Silaturahmi dengan Bupati H. Shalahuddin
Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Pemprov Kalteng Salurkan 1.300 Paket Bantuan Pangan dan KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Katingan Tengah
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan
Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Karhutla Meluas, Harsandi Soroti Keterbatasan Anggaran dan Minta Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Anggota PWI Barito Utara Jalin Silaturahmi dengan Bupati H. Shalahuddin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.300 Paket Bantuan Pangan dan KHBS bagi Warga Terdampak Karhutla di Katingan Tengah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan dan KHBS bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Katingan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (1/10/2026).

Seruyan

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial

Jumat, 2 Okt 2026 - 16:17 WIB