Jerome Polin Menghitung Keuntungan Para Koruptor Yang Diduga Menyinggung Harvey Moeis, Netizen: TAMAT!

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Jerome Polin (Instagram/jeromepolin)

Potret Jerome Polin (Instagram/jeromepolin)

1TULAH.COM – Vonis hukuman dari Harvey Moeis memicu beberapa masalah di publik. Dalam kesempatan ini, Jerome Polin pun berpartisipasi dalam memberikan respon dengan menghitung jumlah korupsi dan lamanya masa hukuman.

Harvey Moeis yang diketahui terjerat kasus korupsi berupa pengelolaan tata niaga komoditas timah yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp300 triliun.

Atas kasus tersebut, Harvey pun diberikah hukuman berupan kurungan penjara 6,5 tahun. Lamanya masa tahanan Harvey jauh dari tuntutan jaksa yakni selama 12 tahun penjara.

Baca Juga :  Kejagung Kantongi Bukti Pemerasan dan Sita Uang Tunai dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Tentang vonis Harvey Moeis, Jerome Polin pun mencoba menghitung lama tahanan dengan uang korupsi.

“Baru-baru ini ramai ada orang korupsi triliunan tapi cuma dipenjara 6 tahun,” ucap Jerome Polin.

Potret Jerome Polin (Instagram/jeromepolin)

Kemudian Jerome Polin menghitung uang dari Rp 1 triliun dibagi dengan 6 tahun. Dalam hasil hitungannya, maka uang tersebut bisa sama dengan pendatapan 167 miliar atau 13,9 miliar per bulan dan 460 per hari.

“Menurut kalan worth it nggak?” Jerome Bertanya.

Postingan Jerome Polin mengundang berbagai macam respons dari para netizen.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

“Ikut squid game hadiahnya Rp400 miliar aja taruhannya nyawa, eh ini udah triliyunan cuman 6 tahun ups,” komentar netizen.

“Seong Gi-hun nangis liat ini. Hadiah Squid Game cuma Rp500 miliar,” lanjut warganet lain.

“Ini 6 taun cuman formalitas, ntar dia sopan dan berkelakuan baik, lebaran udah bisa keluar,” tulis netizen di salah satu kolom komentar.

“Itu ga sepenuhnya 6 tahun ngejalanin, paling 2,5 tahun udah bisa bebas bersyarat,” sambut lainnya.

 

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru