Paramitha Rusady Hampir Meninggal Saat Melahirkan: Kisah Haru yang Menginspirasi

- Jurnalis

Kamis, 26 Desember 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paramitha Rusady [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Paramitha Rusady [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

1TULAH.COM-Aktris senior Paramitha Rusady baru-baru ini membagikan kisah haru mengenai perjuangannya saat melahirkan putra tunggalnya, Adrian Tegar Maharaja Bago. Dalam sebuah wawancara, Paramitha mengungkapkan bahwa ia sempat mengalami komplikasi serius yang hampir merenggut nyawanya.

“Saya waktu itu melahirkan di usia 40-an, ngalami komplikasi,” ungkap Paramitha. Akibat komplikasi tersebut, ia harus menjalani operasi yang cukup panjang dan berisiko. Bahkan, Paramitha sempat koma selama empat hari.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Keluarga besar Paramitha pun dihadapkan pada situasi yang sangat sulit. Dokter memberikan pilihan yang berat, yaitu antara menyelamatkan nyawa ibu atau anak. “Ditanya pihak keluarga, waktu itu masih dalam keadaan operasi, ‘Apakah ini mau pilih ibunya atau anaknya?’ Keluarga saya bingung dong,” jelasnya.

Namun, berkat doa dan dukungan dari keluarga serta tim medis, baik Paramitha maupun putranya berhasil melewati masa kritis. “Mereka berdoa, akhirnya Alhamdulillah kita berdua selamat. Jadi ini kehidupan keduaku,” tutur Paramitha dengan penuh syukur.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Kisah perjuangan Paramitha ini menginspirasi banyak orang, terutama para ibu. Ia membuktikan bahwa kekuatan cinta seorang ibu sangat luar biasa. Meskipun harus menghadapi cobaan yang berat, Paramitha tetap tegar dan bersyukur atas anugerah yang telah diberikan kepadanya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru