1TULAH.COM-Peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, serta penguatan sektor pertanian dan peternakan menjadi rentetan aspirasi prioritas masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Seruyan. Kebutuhan mendesak tersebut dihimpun secara langsung oleh pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) II dalam agenda reses perorangan.
Aspirasi masyarakat tersebut merupakan hasil dari reses perorangan yang dilaksanakan pada Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, terhitung sejak 23 hingga 30 Agustus 2026.
Laporan resmi penyerapan aspirasi ini kemudian disampaikan secara khidmat dalam Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Selasa (13/10/2026).
Bahan Evaluasi Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
Juru Bicara Dapil II DPRD Kalteng, Pipit Setyorini, memaparkan bahwa jangkauan hasil reses mencakup berbagai sektor krusial kehidupan masyarakat. Sektor-sektor tersebut meliputi pelayanan dasar, pembangunan fisik dan prasarana, penguatan perekonomian warga, hingga pembinaan seni, budaya, serta olahraga.
Pipit menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi yang berhasil dihimpun hendaknya dijadikan sebagai bahan evaluasi serta pertimbangan strategis bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dalam menetapkan arah kebijakan pembangunan berkelanjutan.
“Semoga laporan ini dapat menjadi masukan dan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk ditindaklanjuti dalam kerangka mempercepat proses pembangunan di berbagai aspek, khususnya di daerah pemilihan Kalimantan Tengah II dan Kalimantan Tengah pada umumnya,” ujar Pipit saat membacakan laporan hasil reses tersebut.
Rincian Aspirasi Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)
Di Kabupaten Kotawaringin Timur, usulan masyarakat terbagi ke dalam beberapa fokus utama:
1. Pelayanan Dasar (Kesehatan & Pendidikan)
-
Akses Air Bersih: Pemenuhan air bersih melalui sumur bor, perluasan jaringan pipa PDAM, dan optimalisasi program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).
-
Fasilitas Kesehatan: Peningkatan layanan kesehatan, pengadaan unit ambulans darat dan ambulans air, penambahan tenaga medis, alat kesehatan, ketersediaan obat-obatan, serta sarana pendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
-
Pendidikan & Keagamaan: Pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, pengadaan mebeler (meja dan kursi), penyediaan perpustakaan dan buku literasi, insentif bagi guru mengaji, bantuan renovasi rumah ibadah, serta dukungan pondok pesantren dan pengelolaan sampah lingkungan.
2. Fisik dan Prasarana Wilayah
-
Infrastruktur Jalan & Jembatan: Pengaspalan, semenisasi, penimbunan, serta pemeliharaan berkala jalan desa maupun jalan penghubung antardesa dan antarkecamatan.
-
Fasilitas Umum: Pembangunan jembatan, drainase, siring, normalisasi sungai, perbaikan pelabuhan penyeberangan, Penerangan Jalan Umum (PJU), jaringan listrik desa, perluasan akses internet/telekomunikasi, irigasi, jalan usaha tani (JUT), dan program Rumah Layak Huni (RTLH).
3. Perekonomian dan Kesejahteraan
-
Sektor Pertanian & Peternakan: Bantuan bibit pertanian/perkebunan, pupuk bersubsidi, serta bantuan ternak (sapi, kambing, ayam, itik, babi) dan bibit ikan.
-
Modernisasi & Kelembagaan: Pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) seperti traktor, kultivator, alat tanam, hingga combine harvester. Penguatan kapasitas kelompok tani, kelompok budidaya, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan bantuan sarana usaha warga.
Urgensi Pembangunan di Kabupaten Seruyan
Sementara itu, masyarakat Kabupaten Seruyan menyampaikan usulan yang berfokus pada pemerataan konektivitas dan pemberdayaan ekonomi pedesaan:
-
Infrastruktur & Aksesibilitas: Peningkatan jalan desa, jalan penghubung, jalan usaha tani, jalan menuju Pembuang Hulu, pembangunan jembatan, drainase, penimbunan jalan, serta perbaikan fasilitas balai desa.
-
Layanan Dasar & Listrik: Penyambungan jaringan listrik rumah tangga, pemasangan PJU, pembangunan poskamling, pintu gerbang desa, akses air bersih, sanitasi, serta sarana sekolah dasar dan kegiatan keagamaan.
-
Pertanian & SDM: Bantuan bibit sawit unggul, pupuk bersubsidi, alsintan, bantuan ternak (sapi, kambing, ayam petelur, itik), pelatihan peningkatan kapasitas SDM pemuda, serta dukungan terhadap kesenian tradisional dan olahraga.
Klasifikasi 4 Prioritas Utama Dapil II Kalteng
Berdasarkan kompilasi menyeluruh dari kedua kabupaten, laporan reses Dapil II DPRD Kalteng mengelompokkan kebutuhan masyarakat ke dalam empat skala prioritas utama:
-
Pertanian & Peternakan: Peningkatan usaha kelompok tani, penyediaan bibit unggul, pupuk bersubsidi, modernisasi alsintan, dan penguatan budidaya perikanan.
-
Infrastruktur & Air Bersih: Pemerataan akses air bersih, pengaspalan jalan, pembuatan drainase, jembatan, irigasi, jalan usaha tani, PJU, dan elektrifikasi desa.
-
Pendidikan & Kesehatan: Rehabilitasi sekolah/ruang kelas, penyediaan sarana medis, penambahan unit ambulans, serta pemenuhan tenaga kesehatan dan obat-obatan.
-
Sosial & Keagamaan: Pembangunan/rehabilitasi rumah ibadah, penyediaan sarana seni, dukungan kegiatan karang taruna, dan olahraga pemuda.
Selaras dengan Asta Cita dan RPJMD Kalteng 2025–2029
Rangkaian aspirasi masyarakat Kotim dan Seruyan ini dinilai sangat selaras dengan program prioritas pembangunan nasional Asta Cita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalteng Tahun 2025–2029. Fokus ini terintegrasi langsung dalam mendorong kemandirian pangan, pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pemberdayaan kearifan lokal.
Melalui penyerahan laporan reses ini, DPRD Kalteng berharap Pemprov Kalteng beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dapat segera menindaklanjutinya berdasarkan skala prioritas, kewenangan, dan ketersediaan anggaran daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah yang merata. (Ingkit)

![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)





![Ilustrasi BNPB. [Dok.Antara/Muhammad Zulfikar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/bansos-bnpb-225x129.jpg)
![Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10/2026). [Dok. Kemenkeu]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/suhasil-bansos-225x129.jpg)







![Ilustrasi BNPB. [Dok.Antara/Muhammad Zulfikar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/bansos-bnpb-360x200.jpg)
![Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10/2026). [Dok. Kemenkeu]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/suhasil-bansos-360x200.jpg)






![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

