Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo menghadiri kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/26).

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah Anang Dirjo menghadiri kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/26).

1TULAH.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat upaya pengendalian inflasi melalui pengadaan 150 ton beras premium dari Makassar, Sulawesi Selatan. Pengadaan melalui skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) ini bertujuan memperkuat pasokan, menjaga stabilitas harga beras, serta melindungi daya beli masyarakat di tiga wilayah pencatatan Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Kapuas.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Pasokan dan Distribusi Beras yang berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13 Oktober 2026). Dalam kesempatan itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, membacakan sambutan tertulis Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo mengapresiasi langkah cepat dan sinergi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bersama Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Tengah dalam menjaga ketersediaan pasokan beras. Menurutnya, pengadaan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi tekanan harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pengadaan ini bukan sekadar aktivitas perdagangan biasa, melainkan intervensi strategis untuk memperkuat pasokan dan menjaga stabilitas harga pangan. Kami meminta seluruh pihak memastikan beras ini terdistribusi tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Edy Pratowo.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla dan Ketersediaan Air Bersih melalui Sumur Bor

Ia juga meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama seluruh pemangku kepentingan mengawal proses distribusi agar berjalan lancar, terutama menuju Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kapuas. Koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi hambatan distribusi yang berpotensi memengaruhi ketersediaan dan harga beras di pasaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menjelaskan bahwa skema FDP merupakan salah satu upaya konkret untuk merespons tekanan inflasi, khususnya yang bersumber dari komoditas beras. Melalui program ini, Bank Indonesia memfasilitasi biaya angkut dari daerah produsen sehingga pasokan dapat didatangkan dengan biaya distribusi yang lebih terkendali.

Skema tersebut diharapkan membantu menjaga keterjangkauan harga beras di wilayah tujuan, termasuk mengupayakan harga jual agar tetap berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, menyampaikan bahwa total 150 ton beras premium tersebut akan didistribusikan ke tiga wilayah dengan alokasi berbeda. Kota Palangka Raya memperoleh 75 ton, Kabupaten Kotawaringin Timur sebanyak 50 ton, sedangkan Kabupaten Kapuas mendapatkan 25 ton.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman

Pasokan dari Makassar didatangkan untuk memperkuat ketersediaan beras premium di Kalimantan Tengah, mengingat keterbatasan infrastruktur produksi komoditas tersebut di daerah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan geografis Kalimantan Tengah yang memiliki wilayah luas dan jarak antardaerah relatif jauh.

Melalui kerja sama pemerintah daerah, Bank Indonesia, Perum BULOG, dan TPID, distribusi beras diharapkan semakin lancar, tekanan harga dapat dikendalikan, dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat stabilitas pasokan serta mendukung pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, para asisten dan staf ahli Gubernur, serta jajaran TPID Provinsi Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan KHBS di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Hibah dan Bansos yang Transparan dan Akuntabel
Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman
Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan
Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39
Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla dan Ketersediaan Air Bersih melalui Sumur Bor
Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Hibah dan Bansos yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Karhutla Kalteng, Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi dan Perkuat Sarana Pemadaman

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengawasan Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Pemprov Kalteng Dukung Penguatan Profesionalisme IPPAT dan Digitalisasi Layanan Pertanahan pada HUT ke-39

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla dan Ketersediaan Air Bersih melalui Sumur Bor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Pemprov Kalteng Intensifkan Penanganan Karhutla, 10.700 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru