Kemlu RI Beberkan Syarat dan Waktu WNI Bisa ke Gaza

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

Ilustrasi Perang di Israel (foto: Antara)

 

1TULAH.COM – Rencana Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina sedang dalam tahap penggodokan. Selain personel TNI, warga sipil juga diizinkan untuk bergabung dalam misi perdamaian tersebut untuk membantu warga Palestina di berbagai bidang, seperti membangun sekolah, rumah sakit, rumah tinggal, tempat ibadah, dan fasilitas rehabilitasi.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa semua aspek pengiriman pasukan perdamaian ini akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Baca Juga :  Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kemungkinan warga sipil akan terlibat dalam satuan pasukan perdamaian Batalyon Zeni, yang bertugas khusus dalam pembangunan infrastruktur penting.

Kepala Biro Dukungan Strategis Kemlu, Roy Soemirat, sebelumnya menyebutkan bahwa rencana misi perdamaian dapat melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan mandat dari Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB.

Namun, saat ini PBB belum mengambil langkah untuk membahas pengiriman Pasukan Penjaga Perdamaian (PKO) di Gaza.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: "Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya"

Perekrutan warga sipil Indonesia untuk misi ini, jika terjadi, direncanakan akan melalui Brigade Komposit yang terdiri dari Batalyon Support, Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni, dan Batalyon Perbekalan.

Hal ini akan memungkinkan partisipasi yang luas dalam upaya perdamaian dan rekonstruksi di Gaza, dengan fokus pada pelayanan kesehatan termasuk trauma healing, sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:59 WIB

KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB