Selebgram Indo Ditangkap Polisi Saudi Karena Jual Visa Haji Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi haji (sumber: suara.com)

Ilustrasi haji (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Seorang selebgram asal Indonesia ditahan oleh pihak keamanan Kerajaan Arab Saudi karena diduga mempromosikan dan menjual visa haji ilegal, menurut Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary. Yusron menyatakan bahwa selebgram tersebut sudah diamankan oleh petugas keamanan setempat.

Selain itu, terdapat sejumlah jamaah yang diduga menjadi korban dari selebgram ini. KJRI Jeddah saat ini sedang berupaya menelusuri keberadaan para jamaah tersebut di Makkah.

Dari hasil penyelidikan awal, ditemukan bahwa para jamaah hanya memiliki visa ziarah, yang tidak sah digunakan untuk ibadah haji. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa mereka bisa tersangkut masalah hukum karena menggunakan visa yang tidak sesuai untuk berhaji.

Baca Juga :  Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Otoritas keamanan Arab Saudi saat ini gencar melakukan razia di berbagai lokasi, termasuk di dunia maya. Akun-akun media sosial yang menjual visa haji tanpa prosedur resmi menjadi sasaran utama. Para pegiat media sosial yang ketahuan menjual paket haji ilegal langsung diamankan.

Saat ini, akun-akun di media sosial seperti Instagram, X (Twitter), dan TikTok banyak ditemukan mempromosikan visa haji tanpa antre.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Naik Pangkat, Tindak Lanjut Sesuai Arahan Presiden

Visa semacam ini dianggap ilegal karena tidak mengikuti prosedur yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Menurut Yusron, pengguna akun-akun media sosial ini ada yang menetap di Indonesia dan luar negeri. Selain nama-nama travel, terdapat pula individu yang terlibat dalam penjualan visa haji ilegal.

Pihak KJRI Jeddah lebih fokus pada penanganan korban di Arab Saudi, dan saat ini sedang melacak keberadaan mereka yang bermasalah akibat menggunakan visa ilegal.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:59 WIB

KPK Bakal Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:26 WIB

Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:39 WIB

KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Berita Terbaru