Pemprov Kalteng Alokasikan Anggaran Ketahanan Kalteng Tahun 2024 Rp 16,8 M, Bagaimana Tanggapan Dewan?

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani. Foto: Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalteng H Achmad Rasyid Agani. Foto: Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,8 miliar untuk ketahanan pangan pada tahun 2024 ini. Dana sebesar ini sebenarnya lebih besar daripada tahun sebelumnya atau mengalami kenaikan sekitar Rp2 miliar.

Walaupun pada 2024 ini anggaran ketahanan pangan Kalimantan Tengah (Kalteng) naik Rp 2 miliar, hingga menjadi Rp 16,8 miliar, namun besaran itu dinilai belum memadai atau kurang ideal.

Penilaian ini diutarakan oleh, Ketua Komisi II DPRD Kalteng Achmad Rasyid, ia mengatakan  dana anggaran ketahanan pangan tersebut harus lebih meningkat lagi.

Baca Juga :  Soroti Gugatan Terhadap 25 Media di Sumsel, AJI Palembang Ingatkan Regulasi UU Pers

“Untuk pelaksanaan program ketahanan pangan pada 2024 ada kenaikan, namun hal itu  masih kurang memadai. Harus ada sinkronisasi antara program pemerintah provinsi, daerah, serta pusat,” kata Achmad Rasyid, Minggu (26/5/2024).

Walaupun, Pemprov Kalteng sering menggaungkan ketahanan pangan akan lebih baik setiap program kinerja di lapangan, yang didukung oleh ketersediaan anggaran sebagai penunjang kinerja mewujudkan pangan mandiri.

Baca Juga :  Sakit Hati Mendiang Epy Kusnandar Didoakan 'Mampus', Karina Ranau Adukan Netizen ke Polres Jaksel

“Kita harus belajar dari pengalaman sebelumnya, agar inflasi dalam bidang ketahanan pangan ini tidak terjadi lagi,” bebernya.

Besar anggaran untuk program ketahanan pangan harus proporsional, dan disesuaikan dengan program atau pelaksanaan kegiatan. Sebab, ketahanan pangan merupakan program yang sangat vital. Sehingga sangat perlu diperhatikan lebih oleh pemerintah, terutama terkait besaran anggaran untuk pelaksanaan program.(Ingkit)

Berita Terkait

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan
Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU
Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe
DPRD Barito Utara Gelar RDP Bahas Alternatif Lokasi Jembatan Lahei
Ketua DPRD Barito Utara Ikuti Pelantikan Direksi Perusda Batara Membangun
Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Buntok dan Pemkab Barsel Teken MoU

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polisi Tetapkan 15 Pelaku Utama Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

DPRD Barito Utara Gelar RDP Bahas Alternatif Lokasi Jembatan Lahei

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:53 WIB

Ketua DPRD Barito Utara Ikuti Pelantikan Direksi Perusda Batara Membangun

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:31 WIB

Diduga Langgar Etik, 3 Hakim Peradilan Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilaporkan ke MA

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:34 WIB

Sule Diduga Jadi Sosok Host Senior yang Lempar Naskah ke Muka Tim Kreatif Ini Talkshow, Ini Pemicunya

Berita Terbaru

Pep Guardiola, Manger Man City (sumber: suara.com)

Olahraga

Arsenal Juara Liga Inggris, Pep Guardiola Ucapkan Selamat

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:02 WIB