Mengenal Gejala Microsleep, Tidur Singkat yang Mengancam Nyawa

- Jurnalis

Rabu, 17 April 2024 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi kurang tidur

Foto ilustrasi kurang tidur

1TULAH.COM – Microsleep bisa terjadi ketika seseorang merasa sangat lelah atau mengantuk, terutama saat menatap layar laptop atau sedang berkendara. Ini adalah momen di mana seseorang kehilangan kesadaran atau perhatian untuk sejenak.

Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan RI, microsleep biasanya berlangsung sebentar, sekitar sepersekian detik hingga 10 detik. Namun, bisa lebih lama jika seseorang benar-benar masuk ke dalam tidur. Microsleep tidak berbahaya jika terjadi saat seseorang sedang bersantai, tetapi sangat berisiko jika terjadi saat berkendara karena bisa menyebabkan kecelakaan yang membahayakan.

Baca Juga :  Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Faktor-faktor seperti kurang tidur, penyakit tertentu seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, obesitas, depresi, kecemasan, serta efek samping obat atau penyalahgunaan alkohol dan narkoba dapat memicu microsleep.

Praktisi kesehatan tidur dari Mayapada Hospital Tangerang, dr. Paulina Thiomas Ulita, SpS, menjelaskan bahwa microsleep seringkali tidak disadari oleh individu yang mengalaminya. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda microsleep agar dapat mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

“Biasanya matanya udah kedap-kedip, kemudian tubuhnya rasanya rileks. Biasanya udah lemes itu tubuhnya,” ucap dr Paulina.

Baca Juga :  Tren "One Outfit, Multiple Activity": Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

“Kemudian kadang sudah nodding, kepalanya sudah terkantuk-kantuk,” sambungnya.

Healthline menyatakan bahwa tanda-tanda microsleep mencakup:

1. Kesusahan dalam memproses informasi atau merasa bingung saat berkomunikasi.

2. Mengalami kenyataan sering kali.

3. Kesulitan dalam mengingat peristiwa yang baru saja terjadi satu atau dua menit sebelumnya.

4. Mengalami mata terus-menerus untuk tetap terjaga.

5. Tiba-tiba terbangun atau tersentak.

6. Kehilangan konsentrasi.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru