Tom Lembong Klaim Penjualan Motor Tak Meningkat: Dulu 7,9 Juta Unit, Kini Cuma 5 Juta Unit

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tom Lembong (sumber: suara.com)

Tom Lembong (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Thomas Trikasih Lembong, Co-Captain Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), menyatakan bahwa kelas menengah Indonesia tidak mengalami peningkatan dalam sepuluh tahun terakhir. Salah satu indikatornya adalah penjualan motor di Indonesia. Di masa lalu, industri motor bisa menjual hingga 7,9 juta unit per tahun, namun saat ini penjualannya hanya mencapai 5 juta unit per tahun.

“Sepuluh tahun terakhir ini kelas menengah kita tidak berkembang. Minimum paling baik itu stagnan, tidak bertambah dan ada potensi cukup besar bahwa kelas menengah kita lalu menciut karena sekali lagi, bagi saya indikator yang paling tepat itu ya jumlah sepeda motor,” ungkap Tom Lembong dalam diskusi “Pemuda Harsa: Bangga Bicara” di On3 Senayan, GBK, Jakarta (9/2/2024).

Baca Juga :  SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Tom Lembong menyimpulkan bahwa selama satu dekade terakhir, pemerintah Indonesia dinilai tidak berhasil karena tidak terjadi kemajuan yang berarti bagi kelas menengah di negara tersebut.

Tom Lembong menjelaskan bahwa data penjualan motor menurutnya lebih akurat dan mencerminkan realitas daripada hanya mengandalkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam Produk Domestik Bruto (PDB).

Tom Lembong menyampaikan bahwa pada tahun 2013, terjadi puncak penjualan sepeda motor hingga mencapai 7,9 juta unit terjual. Namun, dari tahun ke tahun, angka tersebut mengalami penurunan, terutama karena dampak pandemi. Hingga saat ini, penjualan motor hanya berkisar pada 5 juta unit per tahun.

Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan motor di Indonesia mencapai angka 7 juta unit per tahun pada tahun 2012 (7.064.457 unit), kemudian meningkat pada tahun 2013 (7.743.879 unit), dan mencapai puncaknya pada tahun 2014 (7.867.195 unit). Bahkan, pada tahun 2011, penjualan motor di Indonesia mencapai angka 8.012.540 unit.

Baca Juga :  Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Setelah tahun 2014, penjualan motor di Indonesia memang mengalami penurunan, yakni berkisar antara 5 juta hingga 6 juta unit per tahun. Titik terendah penjualan motor di Indonesia terjadi pada tahun 2020, di mana industri motor hanya berhasil menjual 3,6 juta unit motor karena dampak pandemi. Sekarang, penjualan motor di Indonesia telah kembali mencapai angka 5 juta hingga 6 juta unit per tahun.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga
Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang
Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK
Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat
Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan
Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya
Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!
Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Dampak Karhutla, PC GP Ansor dan IWO Barito Timur Bagi-Bagi Masker ke Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026: Legislator Kalteng Ajak Perkuat Falsafah Huma Betang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Siap Libas Thailand di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Resmi Dilantik, Kapolri Suyudi Ario Seto Fokus Konsolidasi Internal dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Kebakaran SMA Negeri 1 Sungai Babuat Diduga Akibat Korsleting listrik, Begini Kronologinya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Polisi Tetapkan Tersangka dan Tahan Nahkoda KM Virgo Transport 8, Keterlibatan Pemilik Kapal Kini Didalami!

Rabu, 30 September 2026 - 16:04 WIB

Sidak Pasar Buntok, DKUKMPP Barsel Temukan Dua Merek Beras Diduga Tak Memenuhi Standar

Berita Terbaru

Wakil Bupati Seruyan, H. Supian, S.Ag., bertindak sebagai inspektur upacara pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis (1/10/2026).

Seruyan

Nilai Pancasila Tidak Sekadar Menjadi Seremonial

Jumat, 2 Okt 2026 - 16:17 WIB