Keua DPR Soroti Perlintasan Sebidang Usai Insiden KRL di Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

Ketua DPR RI, Dr. (H. C) Puan Maharani. (Dok: DPR)

1TULAH.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia tidak berhenti pada evaluasi prosedur menyusul kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. Insiden tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan bermula dari sebuah kendaraan yang terhenti di perlintasan sebidang hingga tertemper KRL, yang kemudian berhenti di jalur.

Baca Juga :  Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Tidak lama berselang, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang menabrak rangkaian tersebut hingga menimbulkan benturan keras.

Puan menilai peristiwa ini menjadi peringatan serius terhadap masih lemahnya sistem pengamanan di perlintasan sebidang.

Ia menekankan pentingnya peningkatan standar keselamatan, terutama di jalur padat seperti wilayah Jabodetabek yang memiliki frekuensi perjalanan tinggi.

Menurutnya, kecelakaan ini juga berdampak pada kepercayaan publik terhadap moda transportasi KRL yang selama ini menjadi andalan masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan sistem keamanan harus dilakukan secara menyeluruh dan terukur.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Ia juga meminta agar investigasi yang dilakukan tidak berhenti pada laporan semata, melainkan menghasilkan langkah konkret dalam peningkatan keselamatan.

Pemerintah dan operator diharapkan mampu memastikan sistem transportasi kereta api tetap aman dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Hubungan Oposisi dan Penguasa Mencair? Makna Kehadiran Rocky Gerung di Pelantikan Menteri
Noel Ancam Gugat KPK Rp 300 Triliun! Satu Rupiah Pun Tidak Akan Saya Ambil, Semua buat Buruh
Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi
Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum
Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP
Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:18 WIB

Keua DPR Soroti Perlintasan Sebidang Usai Insiden KRL di Bekasi

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Kamis, 30 April 2026 - 07:57 WIB

Hubungan Oposisi dan Penguasa Mencair? Makna Kehadiran Rocky Gerung di Pelantikan Menteri

Kamis, 30 April 2026 - 06:17 WIB

Noel Ancam Gugat KPK Rp 300 Triliun! Satu Rupiah Pun Tidak Akan Saya Ambil, Semua buat Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

Sukses Tekan Stunting, Murung Raya Sabet Tiga Penghargaan Tingkat Provinsi

Rabu, 29 April 2026 - 05:43 WIB

Sidang UU Peradilan Militer di MK: Aktivis Tuntut Prajurit Pelaku Pidana Umum Diadili di Peradilan Umum

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Berita Terbaru

Pelaku dan barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Mura. (Foto :ist)

Berita

Pengedar Sabu Sungai Lunuk Diciduk, Segini Barbuknya

Kamis, 30 Apr 2026 - 10:57 WIB