Prabowo Subianto Apresiasi Satgas PKH: Berhasil Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Berani Hadapi Intimidasi

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Prabowo Beri Hormat ke Satgas PKH [Suara.com/Bagaskara]

Momen Prabowo Beri Hormat ke Satgas PKH [Suara.com/Bagaskara]

1TULAH.COM-Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada jajaran Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas keberhasilan mereka menyelamatkan keuangan negara dalam jumlah fantastis. Apresiasi ini disampaikan Presiden dalam acara penyerahan dana penyelamatan keuangan negara sebesar Rp11,4 triliun di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Keberhasilan Satgas PKH Tahap VI

Kejaksaan Agung RI secara resmi menyerahkan uang hasil denda administratif, penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI. Total uang rampasan yang berhasil dihimpun oleh Satgas PKH mencapai Rp11,4 triliun, sebuah angka signifikan bagi penerimaan negara non-pajak.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa pekerjaan yang dilakukan personel Satgas di lapangan sangatlah berat dan penuh risiko, melampaui apa yang dibayangkan oleh para elit di ibu kota.

“Atas nama pemerintah, atas nama negara dan bangsa, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Baca Juga :  Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

Menghadapi Ancaman dan Intimidasi di Pelosok Hutan

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ia memantau langsung dinamika di lapangan. Ia mengakui bahwa para anggota Satgas PKH sering kali menjadi sasaran tekanan dari pihak-pihak yang kepentingannya terganggu oleh penertiban hutan.

“Saya mengerti karena seorang Presiden punya banyak mata dan telinga. Saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam. Ada juga yang diintimidasi dan sebagainya. Sekali lagi, saya sangat menghargai pekerjaan dan pengorbanan saudara-saudara,” ungkapnya.

Ketangguhan personel yang turun langsung ke pelosok hutan untuk melakukan pengawasan dan penegakan hukum menjadi catatan khusus bagi Presiden. Baginya, mereka adalah benteng pertahanan kekayaan alam Indonesia.

Sentilan Keras untuk Oknum Birokrasi yang Berkhianat

Di tengah pujiannya untuk Satgas PKH, Presiden Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum di internal birokrasi. Ia menyayangkan masih adanya pejabat yang justru menyalahgunakan wewenang untuk melindungi para pencuri uang negara.

  • Kritik Presiden: Prabowo mengakui adanya pribadi di kementerian atau lembaga yang “berkhianat” pada tugasnya.

  • Penyalahgunaan Kekuasaan: Oknum tersebut menggunakan kekuasaan untuk membantu praktik ilegal yang merugikan rakyat.

  • Kontras Integritas: Presiden membandingkan pengkhianatan oknum tersebut dengan integritas tinggi yang ditunjukkan oleh personel Satgas PKH.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Resmi Lantik 26 Anggota Wantimpres: Berikut Daftar Lengkap dan Perannya

“Saudara tergolong orang yang masih punya rasa tanggung jawab yang sangat besar kepada negara, bangsa, dan rakyat kita,” tambah Prabowo di hadapan jajaran Kejaksaan Agung dan anggota Satgas.

Komitmen Penyelamatan Aset Negara

Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam penyerahan aset senilai Rp11,4 triliun ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum di sektor sumber daya alam. Penguasaan kembali kawasan hutan bukan hanya soal angka rupiah, tetapi tentang kedaulatan lingkungan dan keberlanjutan masa depan bangsa.

Dengan keberhasilan tahap VI ini, Satgas PKH diharapkan terus konsisten melakukan penertiban tanpa pandang bulu, demi memastikan kekayaan hutan Indonesia benar-benar digunakan untuk kemakmuran rakyat, bukan segelintir kelompok. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara
KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen
Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir
Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:48 WIB

KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Berita Terbaru