Temui Massa Aksi, Anggota DPRD Kalteng Yetro Midel Yoseph Tampung Aspirasi Mahasiswa

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Yetro Midel Yoseph (berdiri kemeja kotak-kotak biru) saat menerima aksi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasinya di halaman gedung DPRD Kalteng, Kamis(2/4/2026) Foto:Istimewa

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Yetro Midel Yoseph (berdiri kemeja kotak-kotak biru) saat menerima aksi mahasiswa untuk menyuarakan aspirasinya di halaman gedung DPRD Kalteng, Kamis(2/4/2026) Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadi titik fokus penyampaian aspirasi rakyat. Pada Kamis (2/4/2026), puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus kekerasan yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Aksi yang berlangsung tertib tersebut mendapat respons positif dari pihak legislatif. Di tengah jadwal kunjungan kerja (kunker) yang padat, perwakilan dewan menyempatkan diri menemui massa untuk berdialog secara langsung.

Respons Cepat Komisi IV DPRD Kalteng

Salah satu Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Yetro Midel Yoseph, turun langsung menemui para mahasiswa di depan gedung dewan. Kehadirannya menjadi bukti keterbukaan lembaga legislatif terhadap kritik dan masukan dari elemen masyarakat.

“Kami sebagai wakil rakyat tentu berkewajiban untuk menerima aspirasi atau keinginan itu,” ujar Yetro usai menerima massa aksi.

Ia menegaskan bahwa meskipun para anggota dewan memiliki agenda kedinasan yang padat, suara mahasiswa tetap menjadi prioritas untuk didengar.

Baca Juga :  Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Tuntutan Massa: Keadilan untuk Andrie Yunus

Fokus utama dalam aksi ini adalah menuntut pengusutan tuntas atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang terjadi belum lama ini. Mahasiswa menilai tindakan kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman bagi demokrasi dan hak asasi manusia.

Kehadiran mahasiswa di gedung DPRD diharapkan dapat menjadi:

  • Jembatan Komunikasi: Menghubungkan aspirasi masyarakat dengan instansi terkait, termasuk TNI dan kepolisian.

  • Pengawal Kasus: Memastikan agar kasus hukum yang menimpa aktivis tidak menguap begitu saja.

  • Fungsi Kontrol: Mengingatkan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tetap berada pada koridor keadilan.

Mekanisme Tindak Lanjut Aspirasi

Meskipun menerima tuntutan tersebut secara terbuka, Yetro Midel Yoseph menjelaskan bahwa ada mekanisme birokrasi yang harus dilalui. Pihak dewan tidak dapat serta-merta mengambil keputusan eksekutif, namun berkomitmen mengawal laporan tersebut.

“Seluruh masukan akan tetap diupayakan untuk disampaikan kepada pihak terkait, baik melalui pimpinan dewan maupun instansi lain yang memiliki kewenangan,” tambah Yetro.

Pesan untuk Aksi Damai

Pihak DPRD Kalteng mengapresiasi cara mahasiswa menyampaikan pendapat yang dinilai sangat dewasa dan teratur. Dewan mengimbau agar setiap gerakan mahasiswa ke depannya tetap menjaga kondusivitas dan ketertiban umum.

Dengan suasana yang damai, pesan-pesan substantif yang dibawa oleh mahasiswa diharapkan dapat diterima dengan lebih jernih dan ditindaklanjuti secara maksimal oleh para pemangku kebijakan di Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru