WFH ASN Setiap Jumat Dikritik, Komisi II DPR: Jangan Sampai Jadi Ajang Libur Panjang

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelesaikan pekerjaan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelesaikan pekerjaan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Kebijakan pemerintah yang menetapkan skema bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat menuai catatan kritis dari parlemen. Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Khozin, mengingatkan agar kebijakan ini tidak disalahgunakan.

Meskipun menghormati diskresi pemerintah dalam penyelenggaraan birokrasi, Khozin mengkhawatirkan pemilihan hari Jumat yang berdekatan dengan akhir pekan. Menurutnya, tanpa pengawasan ketat, kebijakan ini berisiko menjadi ajang “libur panjang” (long weekend) yang tidak produktif bagi abdi negara.

Kekhawatiran Produktivitas dan Risiko Long Weekend

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Timur IV (Jember dan Lumajang) ini menekankan bahwa WFH seharusnya tetap mengedepankan performa kerja.

“Pemerintah memiliki kewenangan diskresi, namun pilihan hari Jumat ini tidak ideal karena dikhawatirkan akan berubah menjadi long weekend. Kami meminta penerapan WFH setiap Jumat ini dievaluasi secara berkala,” ujar Khozin di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga :  DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!

Ia mendesak kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah (Pemda) untuk melakukan pengawasan yang konsisten agar kualitas pelayanan publik tidak dikorbankan demi fleksibilitas kerja.

Target Efisiensi Energi dan Penurunan Emisi

Salah satu tujuan utama di balik kebijakan WFH ini adalah penghematan energi secara nasional. Khozin mengingatkan pemerintah untuk memastikan bahwa mobilitas yang berkurang benar-benar berdampak pada angka konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

“Pastikan penerapan WFH pada hari Jumat memenuhi target penurunan konsumsi BBM. Di samping itu, produktivitas ASN mesti tetap terjaga dalam memberi pelayanan publik,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Tekankan Pengembangan Kompetensi ASN Harus Tepat Sasaran

Momentum Perbaikan Transportasi Umum dan Polusi

Di sisi lain, Khozin melihat kebijakan pengurangan mobilitas ASN ini sebagai peluang emas bagi pemerintah untuk membenahi sektor lain, terutama transportasi publik dan pengendalian polusi udara.

Menurutnya, WFH Jumat seharusnya menjadi pemantik bagi pemerintah pusat dan daerah untuk mendesain sistem transportasi yang lebih terintegrasi.

  • Pengendalian Polusi: Pengurangan kendaraan dinas dan pribadi ASN diharapkan menekan indeks pencemaran udara di kota-kota besar.

  • Revitalisasi Transportasi: Momentum ini harus digunakan untuk serius membenahi fasilitas angkutan umum di daerah.

“Pelaksanaan WFH ini tidak sekadar urusan birokrasi semata, tapi terkait transportasi umum dan momentum pengendalian polusi. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga mesti dilakukan secara kuat,” pungkasnya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!
Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR
Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”
M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours
BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal
Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran
Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma
MK Larang Sisa Kuota Internet Hangus: Hak Milik Konsumen dan Kebijakan Baru Operator
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:38 WIB

DPRD Kalteng Dorong OPD Percepat Digitalisasi: Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan Wajib!

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32 WIB

Kelas Menengah Tertekan, Masyarakat Lebih Pilih Beli Beras Dibanding KPR

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sorotan Publik Usai Febrie Adriansyah Tiba di KPK Tanpa Baju Tahanan, Kejagung: “Buru-buru”

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:43 WIB

M. Kiandra Ramadhipa Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship 2026 di Magny-Cours

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:14 WIB

BUMD Kalteng Dituntut Dikelola Profesional demi Perkuat Kemandirian Fiskal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:06 WIB

Indonesia dan Turki Perkuat Sektor Ketenagakerjaan dan Pelindungan Pekerja Migran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

MK Larang Sisa Kuota Internet Hangus: Hak Milik Konsumen dan Kebijakan Baru Operator

Berita Terbaru