Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah untuk Jamin Mutu dan Keamanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Kalimantan Tengah bersama petugas Perum BULOG Divre Kalteng saat melakukan pengambilan sampel dalam kegiatan pengawasan beras SPHP Kalimantan Tengah di Gudang BULOG Palangka Raya, Rabu (4/3/26).

Tim Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Provinsi Kalimantan Tengah bersama petugas Perum BULOG Divre Kalteng saat melakukan pengambilan sampel dalam kegiatan pengawasan beras SPHP Kalimantan Tengah di Gudang BULOG Palangka Raya, Rabu (4/3/26).

1tulah.com, Palangka RayaPengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) dengan melakukan pengambilan sampel beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) milik Perum BULOG Divisi Regional Kalimantan Tengah.

Pengambilan sampel dilakukan di gudang Bulog yang berada di Palangka Raya, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 7, Rabu (4  maret 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengawasan mutu pangan sekaligus verifikasi penerbitan izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan Produksi Dalam Negeri (PSAT-PD).

Tim OKKPD yang terdiri dari pengawas mutu dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan inspeksi langsung terhadap kualitas beras yang tersimpan di gudang Bulog.

Pengawasan Beras SPHP Kalimantan Tengah Pastikan Kualitas Pangan

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah Rendy Lesmana menjelaskan bahwa komoditas pertanian seperti beras merupakan produk strategis yang membutuhkan pengawasan mulai dari proses produksi hingga distribusi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

( Baca Juga : Komitmen Tegas! Gubernur Kalteng Biayai Iuran BPJS 650 Ribu Warga Tidak Mampu )

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan distributor sangat penting untuk memastikan kualitas pangan tetap terjaga.

“Beras sebagai komoditas pangan strategis harus memiliki jaminan mutu yang jelas sehingga masyarakat memperoleh produk yang aman dikonsumsi dan sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Rendy.

Ia menambahkan bahwa pengawasan pangan juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program hilirisasi hasil pertanian.

Pengujian Laboratorium untuk Pastikan Mutu Beras SPHP

Proses pengambilan sampel beras dilakukan oleh tim teknis Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) yang terdiri dari Ita Susilawaty dan Raisa Novita. Kegiatan tersebut didampingi oleh PPNS Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah Elen Selviana serta disaksikan Kepala Gudang Bulog Leksono Widodo.

Sampel beras yang telah diambil selanjutnya akan diuji di laboratorium terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai bagian dari sistem pengawasan keamanan pangan.

Dalam proses pengujian tersebut, sampel dikirim ke laboratorium Eurofins Angler Biochemlabs di Surabaya untuk dilakukan analisis mutu dan keamanan pangan secara menyeluruh.

Baca Juga :  Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Bulog Dukung Pengawasan Mutu Beras

Perwakilan manajemen Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Tengah, Putra, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan pengawasan mutu yang dilakukan pemerintah daerah.

“Kami sangat mendukung pengawasan mutu ini sebagai komitmen bersama agar beras SPHP yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas baik dan memenuhi standar keamanan pangan,” ujarnya.

Menurutnya, Bulog terus berupaya menjaga kualitas beras mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi kepada masyarakat.

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Beras

Ketua OKKPD Provinsi Kalimantan Tengah Agus Candra menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan serta harga beras di daerah.

Melalui pengujian mutu dan pengawasan secara berkala, pemerintah berharap beras SPHP yang beredar di Kalimantan Tengah benar-benar memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Bulog dalam memastikan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’
Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Selasa, 21 April 2026 - 05:47 WIB

Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang ‘Menciut’

Senin, 20 April 2026 - 21:36 WIB

Murung Raya Evaluasi Program 15 Desa Prioritas Stunting

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB