Pesan Toleransi Anggota DPRD Kalteng Purdiono di Hari Raya Imlek 2026

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng Purdiono.Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng Purdiono.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Tengah.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Purdiono, menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan mendalam bagi seluruh masyarakat Tionghoa yang merayakan pada Selasa (17/2/2026).

Purdiono berharap perayaan tahun ini tidak hanya menjadi simbol sukacita bagi warga yang merayakan, tetapi juga menjadi perekat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Bumi Tambun Bungai.

Harmoni Sosial sebagai Modal Pembangunan

Dalam keterangannya, Purdiono menekankan bahwa stabilitas daerah sangat bergantung pada kuatnya harmoni sosial. Menurutnya, Kalimantan Tengah yang dikenal dengan filosofi Huma Betang harus terus merawat nilai-nilai toleransi agar pembangunan berkelanjutan dapat tercapai.

Baca Juga :  Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

“Selamat merayakan Imlek 2026, semoga tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semua. Mari terus rawat kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat,” ucap Purdiono, Selasa (17/2/2026).

Keragaman Adalah Kekuatan, Bukan Penghalang

Sebagai legislator dari Komisi I yang membidangi pemerintahan, hukum, dan keamanan, Purdiono mengingatkan bahwa semangat kebhinekaan harus terus mengakar kuat. Ia menegaskan bahwa perbedaan budaya tidak boleh menjadi sekat yang memisahkan masyarakat.

Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Purdiono dalam perayaan Imlek 2026 ini antara lain:

  • Penguatan Toleransi: Mengambil hikmah dari perayaan hari besar keagamaan untuk meningkatkan rasa saling menghargai.

  • Stabilitas Daerah: Menjaga situasi kondusif melalui hubungan antarwarga yang harmonis.

  • Kekuatan Kebudayaan: Menjadikan perbedaan sebagai kekayaan intelektual dan sosial bangsa.

Baca Juga :  Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

“Perayaan Imlek dapat menjadi pengingat bahwa perbedaan budaya dan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Makna Imlek bagi Kalteng

Kalimantan Tengah memiliki sejarah panjang dalam menjunjung tinggi toleransi. Dengan adanya dukungan dari tokoh politik seperti Purdiono, diharapkan pesan damai ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga perayaan Imlek 2026 berlangsung dengan aman, khidmat, dan penuh kekeluargaan. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru