Benarkah Gen Z Kalah Cerdas dari Milenial? Menguak Dampak Tersembunyi EdTech pada Otak

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Gen Z dan Education Technology (Pexels/Thành Đỗ)

ilustrasi Gen Z dan Education Technology (Pexels/Thành Đỗ)

1TULAH.COM-Gen Z sering dijuluki sebagai digital natives. Sejak ayunan bayi, mereka sudah akrab dengan smartphone, algoritma Google, hingga kecerdasan buatan (AI). Secara logika, akses informasi yang tanpa batas seharusnya membuat generasi ini jauh lebih pintar dibandingkan generasi sebelumnya, Milenial atau Gen X.

Namun, sebuah ironi muncul. Data terbaru justru menunjukkan adanya tren penurunan kualitas kognitif pada Generasi Z. Fenomena ini memicu pertanyaan besar: Apakah teknologi yang seharusnya mencerdaskan justru menjadi bumerang bagi otak manusia?

Penurunan Kognitif: Fakta atau Sekadar Mitos?

Melansir riset yang dibagikan akun @pitravelers_idn, sejumlah ahli saraf di Amerika Serikat menemukan indikasi penurunan kemampuan kognitif pada Gen Z. Penurunan ini mencakup aspek-aspek fundamental seperti:

  • Kemampuan Pemecahan Masalah (Problem Solving): Kesulitan menganalisis masalah yang kompleks.

  • Literasi dan Numerasi: Penurunan minat baca mendalam dan kemampuan berhitung manual.

  • Fokus Spasial: Rentang perhatian (attention span) yang semakin pendek.

Sekolah Lebih Lama, Tapi Kemampuan Menurun?

Secara statistik, Gen Z menghabiskan waktu lebih banyak di institusi pendidikan dan mengikuti berbagai kursus online. Namun, banyak siswa kini terjebak pada fenomena “tahu apa, tapi tidak tahu kenapa.” Mereka cepat menemukan jawaban di internet, tetapi gagap saat diminta menjelaskan proses di baliknya.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Titik Balik 2010: Saat Layar Menggantikan Buku

Peneliti mencatat bahwa penurunan kemampuan kognitif mulai terlihat masif sejak tahun 2010. Ini adalah era di mana:

  1. Smartphone mulai meledak di pasaran.

  2. Tablet masuk ke ruang-ruang kelas sebagai alat belajar utama.

  3. Metode belajar tradisional (menulis tangan dan membaca buku fisik) mulai ditinggalkan.

Fenomena “Otak Dangkal”

Ahli saraf Jared Cooney Horvath menjelaskan bahwa paparan layar yang konstan mengubah cara otak memproses informasi. Jika dulu kita membaca secara linear (paragraf demi paragraf), kini kita cenderung melakukan scrolling dan skimming.

“Otak manusia mulai terbiasa dengan pemindaian cepat, bukan pemahaman mendalam. Akibatnya, kita menjadi mudah terdistraksi dan sulit melakukan deep thinking.”

EdTech: Solusi Masa Depan atau Musuh Tersembunyi?

Education Technology (EdTech) awalnya diciptakan untuk mempermudah akses pendidikan. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pengawasan justru menciptakan ketergantungan kognitif:

  • Kalkulator: Memangkas insting berhitung manual.

  • Autocorrect: Melemahkan kemampuan mengeja dan tata bahasa.

  • Google & AI: Membuat orang jarang “memaksa” otak untuk mengingat atau berpikir orisinil.

Analogi sederhananya, otak adalah otot. Jika terus-menerus dimanjakan oleh sistem instan, otot tersebut akan mengecil dan melemah (atrophy).

Baca Juga :  Bukan Cuma Pidana, Perusahaan Karhutla Kini Wajib Tanggung Biaya Pemulihan Lahan

Masalah Global di Lebih dari 80 Negara

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Amerika Serikat. Lebih dari 80 negara yang mengadopsi digitalisasi kurikulum secara masif menunjukkan gejala serupa. Ini membuktikan bahwa masalahnya bukan pada individu Gen Z, melainkan pada sistem pendidikan global yang terlalu mendewakan teknologi tanpa mempertimbangkan aspek biologis otak.

Perbandingan Kecerdasan: Gen Z vs Milenial

Aspek Generasi Milenial Generasi Z
Gaya Belajar Tekstual & Mendalam Visual & Multitasking
Fokus Lebih Stabil/Lama Cepat Bosan/Mudah Terdistraksi
Kelebihan Analisis Kompleks Adaptasi Teknologi & Cepat Cari Info
Kelemahan Adaptasi Digital Lebih Lambat Ketahanan Berpikir (Deep Thinking)

Bukan Lebih Bodoh, Tapi Pola Pikir Berubah

Jadi, apakah Gen Z benar-benar kalah cerdas? Jawabannya: Tidak juga. Gen Z sangat unggul dalam hal kreativitas digital, efisiensi informasi, dan adaptivitas. Namun, mereka menghadapi tantangan besar dalam hal fokus dan analisis mendalam.

Dunia pendidikan harus segera sadar bahwa teknologi seharusnya menjadi alat bantu (tools), bukan pengganti proses berpikir. Masa depan pendidikan yang sukses bukan ditentukan oleh seberapa canggih layarnya, melainkan seberapa tajam otak penggunanya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka
DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!
Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani
DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti
HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Diisukan Gantikan Gibran di Tengah Sidang MK, Begini Respons Puan Maharani

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:08 WIB

DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tumbangkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:50 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Murung Raya Perkuat Sinergi Bersama Yonif TP 883

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

Berita Terbaru