1TULAH.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memperkirakan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Perkiraan tersebut didasarkan pada data falakiyah yang menunjukkan posisi hilal pada 29 Syaban masih berada di bawah ufuk sehingga tidak memungkinkan untuk dirukyat.
Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari menyampaikan bahwa ijtima terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB, setelah matahari terbenam.
Pada saat matahari terbenam pukul 18.52 WIB, posisi hilal di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, tercatat minus 0,97 derajat dengan elongasi 0,93 derajat.
Kondisi serupa juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggian hilal antara minus satu hingga minus 2,4 derajat.
Dengan posisi tersebut, hilal dipastikan tidak dapat terlihat sehingga bulan Syaban diistikmalkan menjadi 30 hari dan 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.
Meski demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Menteri Agama yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.
Penulis : Laili R

![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)
![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)



















