esan Menohok Prabowo di HUT ke-18 Partai Gerindra: Jangan Berani Sentuh Uang Rakyat!

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagaskara)

1TULAH.COM-Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, memberikan arahan yang sangat tegas kepada seluruh kadernya dalam perayaan syukur hari ulang tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra.

Acara tersebut berlangsung khidmat di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/2/2026) malam.

Dalam pertemuan internal tersebut, pesan utama yang ditekankan adalah komitmen tanpa kompromi terhadap integritas dan pemberantasan korupsi di lingkungan pemerintahan maupun korporasi negara.

Pesan Tegas: Jaga Uang Rakyat dan Mawas Diri

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membeberkan isi arahan Prabowo di hadapan para kader. Menurut Dasco, Prabowo memberikan peringatan khusus bagi para kader yang saat ini mengemban amanah di posisi strategis.

“Pak Prabowo mempesankan kepada para kader, baik yang ada di eksekutif maupun di legislatif, serta juga teman-teman yang mendapat penugasan di BUMN untuk selalu berhati-hati, mawas diri, dan menjaga uang rakyat,” ujar Dasco kepada awak media usai acara.

Baca Juga :  Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Prabowo meminta agar seluruh elemen partai menjauhkan diri dari perbuatan tercela yang dapat mencederai kepercayaan publik dan merugikan negara.

Gerindra Pastikan Tidak Ada Perlindungan Hukum bagi Koruptor

Salah satu poin paling krusial dalam arahan tersebut adalah mengenai konsekuensi hukum. Dasco menegaskan bahwa Partai Gerindra tidak akan menjadi “tameng” bagi kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum atau tindakan korupsi.

Kebijakan “Zero Tolerance” atau nol toleransi ini berlaku bagi siapa saja, tanpa memandang jabatan atau kedekatan dengan struktur partai. Gerindra dipastikan tidak akan memberikan perlakuan khusus atau pembelaan bagi mereka yang bermasalah dengan hukum.

“Tadi sudah disampaikan bahwa apabila ada kader yang melakukan (korupsi), maka kemudian tidak akan mendapat pembelaan, serta perlakuan khusus. Demikian,” pungkas Dasco.

Refleksi 18 Tahun Gerindra: Menuju Pemerintahan Bersih

Momentum HUT ke-18 ini menjadi ajang refleksi bagi partai berlambang kepala burung Garuda tersebut. Sebagai partai penguasa yang memimpin koalisi pemerintahan, Prabowo ingin memastikan bahwa instrumen partainya menjadi contoh dalam tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government).

Baca Juga :  KPK Sita 3 Koper dari Rumah ASN Dinas PUPR Kota Bengkulu

Langkah ini dinilai sebagai upaya Prabowo untuk menyinkronkan visi kepresidenannya dengan disiplin kader partai di lapangan. Dengan peringatan ini, Prabowo mengirimkan sinyal kuat bahwa ia tidak ragu untuk menindak “orang dalam” jika mereka berkhianat terhadap amanat rakyat.

Poin-Poin Utama Arahan Prabowo Subianto:

  • Wajib Mawas Diri: Kader di eksekutif, legislatif, dan BUMN harus menjaga integritas.

  • Anti-Korupsi: Larangan keras melakukan perbuatan tercela yang merugikan keuangan negara.

  • Tanpa Pembelaan: Partai tidak akan memberikan bantuan hukum bagi kader yang tersandung kasus korupsi.

  • Komitmen Rakyat: Fokus utama adalah menjaga uang rakyat dan kepentingan bangsa.

HUT ke-18 Partai Gerindra kali ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan kejujuran di tengah upaya besar Indonesia melakukan transformasi ekonomi dan politik. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara
Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026
Potensi Melimpah Belum Tersentuh, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Maksimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal
Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya
Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG
Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi
Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla
Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:37 WIB

Manuver Hukum Eks Jampidsus Riskan Alihkan Perhatian Publik dari Substansi Perkara

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Potensi Melimpah Belum Tersentuh, DPRD Kalteng Dorong Pemerintah Pusat Maksimalkan Hilirisasi Komoditas Lokal

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:42 WIB

Kabar Duka Pageant: Miss Earth Indonesia 2025 Putri Juficha Meninggal di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Pasca-Gempa Magnitudo 7,7 Flores: Waspada Informasi Hoaks dan Pahami Arahan Resmi BMKG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:14 WIB

Kebakaran Gedung Biro Kesra, Ketua DPRD Kalteng Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Segera Dievaluasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:09 WIB

Waspada Partikel PM2.5! Udara Tampak Jernih Tak Jamin Bebas Bahaya Karhutla

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:01 WIB

Fokus RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Dialokasikan untuk PIP hingga Sekolah Unggul

Berita Terbaru

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Berita

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:40 WIB