Pesan Kuat Megawati untuk Perempuan Dunia: Karier dan Keluarga Bukan Pilihan!

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam forum internasional Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026 di Abu Dhabi, UEA, Selasa (3/2/2026). [Foto: Tim media Megawati]

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam forum internasional Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026 di Abu Dhabi, UEA, Selasa (3/2/2026). [Foto: Tim media Megawati]

1TULAH.COM-Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memberikan pesan inspiratif bagi kaum perempuan dunia dalam forum internasional Majelis Persaudaraan Manusia (Zayed Award 2026) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Selasa (3/2/2026).

Dalam pidatonya yang memukau, Megawati menekankan pentingnya menghapus stigma “dilema palsu” yang sering menghantui perempuan saat harus memilih antara pengabdian publik dan peran domestik.

Menepis “Dilema Palsu” bagi Perempuan

Megawati menegaskan bahwa memiliki cita-cita setinggi langit di ranah publik dan tetap berkomitmen pada keluarga adalah dua hal yang sangat mungkin berjalan beriringan. Ia mendorong perempuan untuk berani melangkah keluar tanpa rasa bersalah.

“Saya ingin mengingatkan agar perempuan tidak terjebak dalam dilema palsu antara rumah dan masyarakat. Yang dibutuhkan adalah manajemen waktu, komunikasi yang setara dengan pasangan hidup, serta dukungan struktural dari negara,” ujar Megawati dalam keterangan persnya, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Pemkab Mura Dorong Pelayanan Optimal

Menurutnya, keberhasilan seorang perempuan di ranah publik sangat dipengaruhi oleh ekosistem pendukung (support system) yang baik, mulai dari lingkungan terkecil hingga kebijakan negara.

Refleksi Karakter: Didikan Bung Karno dan Fatmawati

Menjelaskan kunci keteguhan hatinya, Megawati merefleksikan bagaimana ia dibentuk oleh kedua orang tuanya, Proklamator RI Soekarno dan Ibu Fatmawati. Karakter kepemimpinannya lahir dari perpaduan nilai luhur dan keteguhan prinsip.

Kunci Kepemimpinan Megawati:

  • Keyakinan dan Keberanian: Berani mengambil keputusan sulit di masa krisis.

  • Kesabaran: Menghadapi dinamika politik yang panjang sejak tahun 1993.

  • Etika Moral: Menempatkan hati nurani di atas ambisi jabatan semata.

“Karakter saya saat ini terbentuk karena keyakinan, keberanian, dan kesabaran yang dipadu dengan etika moral serta hati nurani,” tuturnya di hadapan tokoh-tokoh dunia.

Baca Juga :  Polda Kalbar Gagalkan Peredaran 15,7 Kilogram Sabu-Sabu di Pontianak

Kepemimpinan yang Inklusif: Dari Rumah ke Istana

Megawati juga berbagi kisah perjalanannya menyeimbangkan peran sebagai pemimpin partai, anggota DPR, Wakil Presiden, hingga Presiden RI, sembari tetap menjadi istri bagi almarhum Taufiq Kiemas dan ibu bagi anak-anaknya.

Ia menyebutkan bahwa kepemimpinan di rumah tangga dan di pemerintahan memiliki kesamaan: sama-sama membutuhkan jiwa kepemimpinan yang kuat.

“Almarhum suami saya juga pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI. Kepemimpinan, baik di rumah maupun di masyarakat, tidak pernah tumbuh dalam kesendirian,” imbuhnya, menekankan bahwa kolaborasi dan saling dukung antar pasangan adalah kunci.

Di akhir pidatonya, Megawati menegaskan bahwa esensi dari Human Fraternity atau Persaudaraan Kemanusiaan adalah kehadiran empati. Perempuan dianggap memiliki kelebihan alami dalam menghadirkan nilai kemanusiaan dan keadilan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H
Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif
Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB