Tren Kuliner Masa Depan: Pentingnya Teknologi Pangan dan Inovasi Serat bagi Pebisnis Muda

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Generasi Muda Mendominasi Bisnis Kuliner, Tapi 80 Persen Gagal! Ini Rahasia Bertahan Menurut Ahli (Dok. Istimewa)

Generasi Muda Mendominasi Bisnis Kuliner, Tapi 80 Persen Gagal! Ini Rahasia Bertahan Menurut Ahli (Dok. Istimewa)

1TULAH.COM-Industri kuliner Indonesia tengah berada di titik puncak dinamika yang luar biasa.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan McKinsey Food Service Report 2024, generasi muda kini mendominasi sektor ini dengan menyumbang lebih dari 50% wirausahawan baru.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan tantangan besar: hanya 1 dari 5 bisnis kuliner baru yang mampu bertahan lebih dari tiga tahun. Kurangnya pemahaman operasional yang kompleks menjadi batu sandungan utama. Menjawab tantangan ini, Ellenka hadir secara konsisten untuk memperkuat kapasitas pelaku industri F&B melalui inisiatif strategis.

Kolaborasa: Memperkuat UMKM dengan Logika Bisnis & Tren 2026

Sejak pertengahan 2024, Ellenka telah menginisiasi rangkaian acara Kolaborasa. Program edukasi ini telah menjangkau ratusan UMKM di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Tangerang.

Puncaknya terjadi pada 9 Desember 2025 di Malang. Berkolaborasi dengan brand ternama seperti Schoko, BOLA Deli, dan Sriboga, Ellenka menghadirkan Chef Angie Wiranata (alumni Master Chef Indonesia) untuk membekali 110 pelaku usaha dan business starter.

Beberapa poin utama yang dibahas dalam Kolaborasa meliputi:

  • Prediksi Tren Kuliner 2026: Mempersiapkan pelaku usaha agar selangkah lebih maju dari kompetitor.

  • Efisiensi Operasional: Strategi menekan biaya produksi tanpa mengurangi kualitas produk.

  • Inovasi Menu: Demo pembuatan “Mochi Matcha” menggunakan RichCreme Whip Creme Powder sebagai solusi produk yang praktis dan diminati pasar.

Baca Juga :  Solusi Sengketa Lahan Kalteng: DPRD Godok Raperda Penyelesaian Konflik Pertanahan

Ellenka Program for Inspiring Class (EPIC): Sentuhan Profesional ke Sekolah

Tak hanya menyasar pelaku usaha yang sudah berjalan, Ellenka juga melakukan langkah preventif dengan masuk ke dunia pendidikan melalui Ellenka Program for Inspiring Class (EPIC).

Program ini bertujuan memberikan gambaran nyata industri F&B kepada siswa SMK agar memiliki pola pikir wirausaha sejak dini. Program EPIC telah sukses diselenggarakan di:

  1. SMK Santa Maria, Jakarta (20 Januari 2026)

  2. SMKN 57 Jakarta (22 Januari 2026)

“Diharapkan, program ini dapat menumbuhkan pola pikir wirausaha serta mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan industri kuliner Indonesia ke depan,” ujar Bryan Prananto, Brand Management Manager Ellenka.

Inovasi Bahan Pangan: Pesan dari Legenda Kuliner William Wongso

Dalam rangkaian EPIC di SMKN 57 Jakarta, pakar kuliner legendaris William Wongso turut hadir memberikan inspirasi. Beliau menekankan bahwa inovasi teknologi pangan adalah kunci keberlanjutan bisnis di masa depan.

Baca Juga :  Wartawan Dipaksa Hapus Video, PWI Kecam Intimidasi Jurnalis di Laga Malut United vs PSM: Langgar UU Pers!

Salah satu fokus utamanya adalah penggunaan bahan substitusi yang lebih sehat bagi konsumen. Menurut William, produk seperti FiberCreme menjadi jawaban bagi konsumen yang ingin menikmati rasa creamy namun tetap membutuhkan asupan tinggi serat atau memiliki batasan konsumsi santan dan susu.

Tabel: Fokus Utama Inisiatif Ellenka 2024-2026

Program Target Peserta Fokus Materi
Kolaborasa UMKM & Business Starter Tren Kuliner, Efisiensi Operasional, Praktik Menu
EPIC Siswa SMK (Generasi Z/Alpha) Standar Industri, Karier F&B, Inovasi Produk Sehat

Membangun Ekosistem F&B yang Berkelanjutan

Sinergi antara pemberdayaan UMKM melalui Kolaborasa dan edukasi formal melalui EPIC membuktikan peran Ellenka sebagai motor penggerak industri pangan nasional.

Dengan membekali generasi muda dengan keterampilan teknis dan logika bisnis yang kuat, masa depan industri kuliner Indonesia diharapkan tidak hanya sekadar “viral”, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Yusril: Pemerintah Tak Toleransi Kekerasan Terhadap Aktivis
Heriyus-Rahmanto : Kebersamaan Jadi Kunci Kemajuan Murung Raya
Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!
Murung Raya Bersiap Jadi Tuan Runag MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng 2026
Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa
KPK Geledah Sejumlah Lokasi Pasca OTT di Rejang Lebong
KPK Duga Yaqut Terima Dana Percepatan Haji Khusus Tahun 2023–2024
Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:44 WIB

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Yusril: Pemerintah Tak Toleransi Kekerasan Terhadap Aktivis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:31 WIB

Heriyus-Rahmanto : Kebersamaan Jadi Kunci Kemajuan Murung Raya

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

Ketupat Baru Sehari Sudah Basi? Coba Terapkan 6 Teknik Memasak Ini!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:32 WIB

Murung Raya Bersiap Jadi Tuan Runag MTQ KORPRI VIII Tingkat Kalteng 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:29 WIB

Panduan Lengkap Sholat Idulfitri 2026: Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Doa

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:44 WIB

KPK Geledah Sejumlah Lokasi Pasca OTT di Rejang Lebong

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:43 WIB

KPK Duga Yaqut Terima Dana Percepatan Haji Khusus Tahun 2023–2024

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:57 WIB

Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel

Berita Terbaru