1TULAH.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Komisi I secara resmi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran manajemen PT Bank Kalteng.
Pertemuan strategis ini membahas secara mendalam mengenai proyeksi program dan rencana kerja Bank Kalteng untuk tahun anggaran 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Kalteng ini menjadi momentum penting dalam memastikan bank milik daerah tersebut siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Pengawasan di Awal Tahun Anggaran 2026
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin, menegaskan bahwa RDP ini merupakan wujud nyata dari fungsi pengawasan legislatif. Memasuki awal tahun 2026, dewan merasa perlu mengetahui sejauh mana kesiapan Bank Kalteng dalam menjalankan roda bisnisnya.
“Karena kita sudah masuk tahun anggaran 2026, tentu saja kami ingin melihat proyeksi program dan kegiatan PT Bank Kalteng untuk menghadapi situasi-situasi di tahun 2026,” ujar Muhajirin.
Tiga Pilar Strategis Bank Kalteng di Tahun 2026
Dalam paparan yang disampaikan oleh pihak manajemen Bank Kalteng, terdapat tiga aspek utama yang akan menjadi fokus pengembangan bank kebanggaan masyarakat Kalteng ini:
-
Penguatan Permodalan: Memastikan struktur modal tetap kuat guna mendukung ekspansi kredit dan stabilitas keuangan.
-
Peningkatan Kualitas SDM: Menyiapkan tenaga kerja perbankan yang kompeten dan mampu beradaptasi dengan regulasi terbaru.
-
Akselerasi Digitalisasi: Transformasi layanan perbankan konvensional menuju sistem yang lebih modern dan efisien.
Muhajirin memberikan catatan khusus mengenai perkembangan teknologi keuangan yang sangat pesat. Ia menekankan bahwa Bank Kalteng tidak boleh tertinggal dalam penyediaan layanan digital seperti QRIS dan e-money.
Inovasi ini dinilai krusial agar Bank Kalteng tetap relevan bagi nasabah milenial dan pelaku UMKM di Kalimantan Tengah. “Bank Kalteng sebaiknya jangan kalah bersaing dengan daerah-daerah yang sudah lebih maju,” tegasnya.
Studi Komparasi dengan Bank Daerah Lain
Untuk memberikan masukan yang objektif, Komisi I DPRD Kalteng kerap melakukan kunjungan kerja (kunker) ke berbagai daerah yang memiliki Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang sudah maju.
Beberapa daerah yang menjadi referensi antara lain:
-
Jawa Timur
-
Jawa Barat
-
Banten
Muhajirin menjelaskan bahwa pengalaman dari bank-bank di Pulau Jawa tersebut diharapkan dapat diadaptasi oleh Bank Kalteng guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional. (Ingkit)





![Pengabdian Tasya Kamila sebagai alumi mahasiswi LPDP dianggap tidak maksumal. [Instagram/tasyakamila]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/tasya-kamila-360x200.jpg)















