Fraksi PKB Sebut RPJMD Barito Utara Selaras Harus Selaras dengan Program Prioritas Nasional

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anggota DPRD Parmana Setiawan saat menyampaikan pemandangan umum fraski PKB, Senin(2/3.2026)/foto.Aprie

anggota DPRD Parmana Setiawan saat menyampaikan pemandangan umum fraski PKB, Senin(2/3.2026)/foto.Aprie

1TULAH.COM, Muara Teweh – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan sejumlah catatan dan dukungannya terhadap kelima regulasi yang diajukan oleh eksekutif, pada rapat paripurna di gelar, Senin 2 Maret 2026.

Anggota Fraksi PKB, Parmana Setiawan, menekankan pentingnya sinkronisasi antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Utara tahun 2025-2029 dengan agenda nasional.

Ia menyoroti perlunya kepastian bahwa program-program daerah selaras dengan 83 kegiatan utama dalam RPJMN 2025-2029 yang baru diterbitkan Presiden Prabowo Subianto.

“Bagaimana Raperda ini menyelaraskan program-program daerah dengan kegiatan utama dalam RPJMN yang baru?” ujar Parmana.

Lebih lanjut, Fraksi PKB menyoroti solusi konkret yang harus termaktub dalam RPJMD terkait isu-isu krusial di daerah. Parmana menyebutkan bahwa penanggulangan banjir dan pengelolaan sampah harus menjadi prioritas dengan langkah-langkah yang terukur.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Selain itu, pihaknya juga mempertanyakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen serta memastikan pemerataan pendidikan melalui program beasiswa atau sekolah gratis untuk masyarakat Barito Utara.

Dalam pembahasan Raperda tentang Pengarusutamaan Gender (PUG), Fraksi PKB menyambut baik inisiatif tersebut sebagai wujud nyata komitmen daerah terhadap kesetaraan. Parmana menegaskan bahwa implementasi PUG harus berjalan terpadu di seluruh perangkat daerah guna meningkatkan indeks pembangunan gender dan indeks pemberdayaan gender.

“F-PKB berharap agar pelaksanaannya harus terpadu dan terkoordinasi, sehingga Kabupaten Barito Utara benar-benar menjadi kabupaten yang responsif gender,” tegasnya.

Terkait Raperda tentang Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan, Fraksi PKB mendesak adanya percepatan proses administrasi dan penegakan sanksi bagi pengembang yang lalai.

Parmana menyoroti pentingnya kepastian hukum agar pengembang tidak lari dari tanggung jawab, karena keterlambatan penyerahan aset menghambat pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran pemeliharaan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

“Kami mendorong regulasi yang tegas terhadap pengembang ‘nakal’ dengan pemberian teguran hingga sanksi administrasi,” imbuhnya.

Sementara itu, pada Raperda Cadangan Pangan, Fraksi PKB menyoroti perlunya jaminan bahwa pengadaan pangan mengutamakan produk petani lokal, bukan hanya dari distributor luar.

Parmana juga mempertanyakan kesiapan infrastruktur pendukung seperti gudang berstandar Bulog untuk menampung cadangan pangan, serta memastikan ketersediaan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana.

Di akhir penyampaiannya, atas nama Fraksi PKB, Parmana Setiawan menyatakan kesiapan partainya untuk membahas secara konstruktif kelima Raperda bersama Pemerintah Daerah.

“Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa siap membahas bersama Pemerintah Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah ini,” pungkasnya.(*)

Penulis : Aprie

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga
Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027
DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Banggar DPRD Kalteng dan TAPD Sepakati Tambahan Bagi Hasil Kab/Kota Rp186,71 Miliar di APBD 2027

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:22 WIB

DPRD Kalteng Desak Dana BTT Karhutla Rp70 Miliar Segera Siap dan Bebas Prosedur Berbelit

Berita Terbaru