1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Bias Layar, menyoroti rendahnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Kabupaten Barito Timur (Bartim) meski menjadi salah satu penyumbang besar pendapatan negara dari sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
Hal tersebut disampaikannya dalam agenda tatap muka dan dialog bersama insan pers di Ampah, Senin (02/03/2026), sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi dan memperkuat komunikasi publik di daerah pemilihannya.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog itu, Bias Layar menegaskan bahwa kontribusi Bartim terhadap penerimaan negara maupun provinsi sangat signifikan. Namun, menurutnya, besaran DBH yang kembali ke daerah belum mencerminkan rasa keadilan fiskal.
“Bartim ini penyumbang besar dari sektor tambang dan perkebunan sawit. Tapi yang kembali ke daerah masih sangat terbatas. Ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” tegasnya.
Ia menilai daerah penghasil semestinya memperoleh porsi yang lebih proporsional agar pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemulihan lingkungan dapat berjalan optimal.
Selain itu, ia mendorong pemerintah pusat memberikan bentuk “reward” atau insentif khusus bagi daerah penyumbang besar, baik berupa tambahan anggaran, percepatan proyek strategis nasional, maupun program pembangunan berbasis kebutuhan daerah.
“Kalau daerah sudah memberikan kontribusi besar, maka pusat juga harus memberikan perhatian yang setimpal. Jangan sampai daerah penghasil justru tertinggal pembangunannya,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis daerah turut dibahas, mulai dari infrastruktur, lingkungan, investasi pertambangan, hingga pelayanan publik.
Bias Layar menegaskan bahwa pers memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang berimbang sekaligus menjadi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aktivitas dunia usaha.
“Pers adalah pilar demokrasi. Saya ingin mendengar langsung pandangan dan masukan dari rekan-rekan media terkait kondisi riil di Bartim. Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pers tentu menjadi perhatian saya,” katanya.
Sejumlah wartawan dalam sesi dialog menyampaikan harapan agar anggota DPR RI lebih aktif memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat, khususnya dalam pengawasan sektor pertambangan, perbaikan jalan nasional, serta perlindungan lingkungan.
Menanggapi hal itu, Bias Layar memastikan setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan dalam forum resmi di Senayan, termasuk melalui koordinasi lintas kementerian terkait kebijakan fiskal dan perimbangan keuangan pusat-daerah.
Menurutnya, distribusi anggaran yang adil sangat penting agar masyarakat di daerah penghasil benar-benar merasakan manfaat dari sumber daya alam yang ada di wilayahnya sendiri.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga sinergi antara wakil rakyat dan media dalam mendorong pembangunan yang transparan serta berpihak pada kepentingan masyarakat Barito Timur.(zak)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)

![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/purbaya-pt-smi-225x129.jpg)








![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/purbaya-pt-smi-360x200.jpg)









