Hadiri Haul Guru Sekumpul di Masjid Raya Darussalam, Legislator Junaidi Ajak Warga Kalteng Muhasabah

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wagub Kalteng Edy Pratowo, Ustadz Hasanuddin Al Banjari dan tamu undangan saat kegiatan menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan muhasabah akhir tahun serta Haul Guru Sekumpul di Masjid Raya Darussalam,baru-baru ini. Foto:Istimewa

Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wagub Kalteng Edy Pratowo, Ustadz Hasanuddin Al Banjari dan tamu undangan saat kegiatan menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan muhasabah akhir tahun serta Haul Guru Sekumpul di Masjid Raya Darussalam,baru-baru ini. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya, baru-baru ini.

Kegiatan religius ini berlangsung khidmat karena dirangkaikan dengan muhasabah akhir tahun serta Haul ulama kharismatik, Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani).

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi menekankan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni keagamaan tahunan. Ia memandang peringatan Isra Mikraj sebagai momentum spiritual yang mendalam bagi umat Muslim untuk memperkuat keimanan.

Meneledani Akhlak Rasulullah dalam Pemerintahan

Menurut Junaidi, esensi dari peringatan Isra Mikraj adalah meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini, lanjutnya, sangat relevan bagi mereka yang duduk di kursi pemerintahan dan legislatif.

“Melalui peringatan Isra Mikraj dan doa bersama ini, kita memohon keberkahan untuk Kalimantan Tengah. Kita ingin menutup tahun ini dengan rasa syukur dan memulai langkah baru dengan semangat yang lebih baik,” ujar Junaidi di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  Jaga Kelembapan Gambut dan Habitat Orangutan, Mitigasi Karhutla di Kalbar Libatkan Warga Tapak

Ia menegaskan bahwa amanah sebagai wakil rakyat harus dijalankan dengan memegang teguh prinsip-prinsip kejujuran dan tanggung jawab, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Muhasabah Sebagai Bahan Evaluasi Pembangunan

Selain aspek spiritual, Junaidi menyoroti pentingnya muhasabah akhir tahun. Baginya, refleksi diri adalah hal wajib bagi seluruh elemen masyarakat, terutama bagi para pemangku kebijakan di Bumi Tambun Bungai.

Refleksi ini bertujuan untuk mengevaluasi secara jujur apa saja capaian yang telah diraih dan kekurangan yang harus diperbaiki selama setahun terakhir.

  • Evaluasi Program: Meninjau efektivitas program kerja tahun lalu.

  • Perencanaan Strategis: Memastikan program pembangunan ke depan lebih tepat sasaran.

  • Kesejahteraan Rakyat: Menjadikan hasil refleksi sebagai acuan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalteng.

“Refleksi diperlukan agar perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan ke depan dapat berjalan lebih baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Menjaga Persatuan dan Toleransi di Kalteng

Di hadapan jamaah yang hadir, Junaidi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat ukhuwah (persaudaraan). Mengingat Kalteng adalah daerah yang majemuk, keteladanan Rasulullah dalam menjaga kedamaian dan toleransi harus menjadi pedoman utama.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Suasana daerah yang kondusif adalah kunci utama bagi kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Dengan persatuan yang kokoh, segala tantangan di tahun mendatang diyakini dapat dilewati dengan baik.

Berlangsung Khidmat dan Penuh Kekhusyukan

Peringatan Isra Mikraj dan Haul Guru Sekumpul di Masjid Raya Darussalam ini diikuti oleh ribuan jamaah dari berbagai kalangan. Turut hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran unsur Pemerintah Daerah (Pemda) Kalteng.

Kegiatan diisi dengan pembacaan syair-syair pujian, zikir, dan doa bersama. Seluruh jamaah tampak larut dalam kekhusyukan, memohon keselamatan, keberkahan, serta kemajuan bagi Provinsi Kalimantan Tengah agar semakin berkah di masa yang akan datang. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru