Dipimpin Mendagri, Wagub Edy Pratowo Tegaskan Kalteng Siap Maksimal Amankan Nataru

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Edy Pratowo saat mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Persiapan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 dari Ruang Rapat Wakil Gubernur (MMC Kalteng)

Wagub Edy Pratowo saat mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Persiapan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 dari Ruang Rapat Wakil Gubernur (MMC Kalteng)

1TULAH.COM, Palangkaraya – Rapat Koordinasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka persiapan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dilaksanakan secara daring pada Senin (1/12/2025). Kegiatan ini diikuti dari Ruang Rapat Wakil Gubernur dan bertujuan menyamakan langkah serta memperkuat kesiapan lintas sektor dalam menghadapi momentum akhir tahun.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan Basarnas Kalimantan Tengah.

Dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta turut diikuti sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus; Kepala BMKG Prof. Teuku Faisal Fathani; perwakilan Kementerian Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana; Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii; Wakil Kepala BIN Imam Sugianto; Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto; Kepala Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani; dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Antony Arif Priadi.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan bahwa memasuki bulan Desember, potensi bencana hidrometeorologi meningkat seiring perubahan cuaca ekstrem. Ia menyoroti dua bencana besar yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir, yaitu banjir bandang dan longsor di wilayah Cilacap–Banjarnegara, serta bencana lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, rangkaian kejadian tersebut menunjukkan perlunya kesiapsiagaan maksimal. BMKG dijadwalkan memberikan paparan terkait potensi cuaca dan kebencanaan ke depan.

Baca Juga :  Malam Hiburan Rakyat Meriahkan HUT Ke-81 RI di Murung Raya

Selain isu kebencanaan, Mendagri menekankan pentingnya antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru. Pemerintah pusat dan daerah diminta mempersiapkan tiga aspek utama, yaitu kelancaran sistem transportasi, stabilitas harga dan pasokan pangan, serta aspek keamanan dan keselamatan masyarakat di berbagai lokasi kegiatan dan perayaan.

Mendagri juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak ingin terulang insiden besar seperti tragedi Halloween di Seoul, yang menewaskan 151 orang akibat kurangnya kesiapan pengendalian massa. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

“Tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri. Setelah rapat ini, kepala daerah harus segera menggelar rapat dengan Forkopimda serta instansi terkait untuk memetakan kerawanan dan menyiapkan rencana operasi,” tegasnya.

Mendagri turut menyinggung bahwa masih ada daerah yang koordinasinya belum optimal. Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah memperkuat sinergi antara Polri, TNI, Basarnas, BNPB, Bulog, Kementerian Perhubungan, serta instansi teknis lainnya untuk menjamin keamanan dan kelancaran pelayanan publik selama Nataru.

Baca Juga :  Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Usai rakor, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pada prinsipnya selalu siap menghadapi periode Natal dan Tahun Baru.

“Kita di Provinsi Kalimantan Tengah sudah terbiasa menghadapi periode Nataru. Harapannya, kita akan segera melakukan konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan menjadwalkan rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk mematangkan langkah-langkah kesiapsiagaan dan pengamanan.

“Tadi juga disampaikan bahwa saat ini memasuki musim hujan dengan cuaca ekstrem di beberapa wilayah. Ada fenomena siklon dan kondisi lain yang perlu diantisipasi di daerah seperti Aceh dan Padang. Untuk Kalimantan Tengah relatif aman karena tidak berada pada jalur potensi tersebut,” jelasnya.

Meski demikian, Wagub menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Yang terpenting adalah kesiapan armada, personel, pos pengamanan, dan layanan kesehatan. Itu yang menjadi perhatian kita,” pungkasnya.

Meski demikian, Wagub menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pengamanan Natal dan Tahun Baru. “Yang terpenting adalah kesiapan armada, personel, pos pengamanan, dan layanan kesehatan. Itu yang menjadi perhatian kita,” pungkasnya.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri

 

Berita Terkait

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan
Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK
Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed
KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed
Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas
Karhutla 2026 Merekah Lagi: Ratusan Titik Asap Terdeteksi, Asap Kalimantan Sudah Capai Malaysia
Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika
Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Strategi Prabowo Atasi Karhutla Kalimantan: Kirim KSAD, Wakapolri, hingga Brimob ke Lapangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Bebas Kerugian Negara dan Raih WTP, BPK Tetap Audit Kinerja Pelayanan Peradilan MK

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Kampus Tunggu Informasi Resmi usai KPK Segel Sejumlah Ruang Pimpinan Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:29 WIB

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Atraksi Terjun Payung Rp305 Juta Disorot ICW: Dinilai Tak Sesuai Skala Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Perang Melawan Narkoba, Pemprov Kalteng dan BNN Deklarasikan Komitmen Berantas Narkotika

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Mengapa Pidato Presiden Kerap Selip Lidah? Pengamat Soroti Pentingnya Fact-Checking

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Ratakan Distribusi Pengajar, DPRD Kalteng Minta Formasi ASN Guru Prioritaskan Daerah Terpencil

Berita Terbaru

Ilustrasi KPK. (KPK)

Berita

KPK Ungkap Dugaan Suap Ratusan Juta untuk Masuk FK Unsoed

Jumat, 21 Agu 2026 - 19:29 WIB