DPRD Kalteng Apresiasi Bahasa Asing Virtual yang Digagas Disdik: Cetak Siswa Siap Kompetisi Global!

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/Kalteng.co

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh. Foto:Dok/Kalteng.co

1TULAH.COM-Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang diluncurkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng.

Inovasi tersebut berupa program pembelajaran bahasa asing yang diselenggarakan secara virtual bagi seluruh peserta didik di wilayah Kalteng.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menilai terobosan ini sebagai langkah maju yang krusial dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi kompetensi di tingkat global.

“Program pembelajaran bahasa asing berbasis virtual ini merupakan inovasi yang patut diapresiasi. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar akan sangat membantu siswa untuk meningkatkan kompetensi berbahasa sekaligus membiasakan mereka dengan sistem digital,” ujar Faridawaty di Palangka Raya, Jumat (21/11/2025).

💡 Solusi Efektif Pemerataan Akses Pendidikan

Faridawaty, yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng, menyoroti bahwa kemampuan berbahasa asing adalah keterampilan wajib yang sangat penting dimiliki oleh generasi muda saat ini.

Baca Juga :  Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Lebih dari sekadar peningkatan kompetensi, program virtual ini dinilai sebagai solusi yang sangat efektif untuk mengatasi isu pemerataan akses pendidikan di Kalteng. Mengingat luasnya wilayah Kalteng, banyak daerah yang masih kesulitan mendapatkan pengajar bahasa asing secara langsung.

Dengan sistem pembelajaran virtual, peserta didik di wilayah terpencil sekalipun dapat memperoleh materi dan bimbingan berkualitas tanpa harus dibatasi oleh jarak geografis.

“Tidak semua sekolah memiliki guru bahasa asing, sehingga pembelajaran virtual menjadi alternatif yang sangat tepat. Ini bisa mendorong pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kalteng,” tambah Faridawaty, menekankan bahwa teknologi menjadi jembatan pemerataan.

🌐 Harapan Perluasan Cakupan dan Infrastruktur Digital

Meskipun memberikan apresiasi, Komisi III DPRD Kalteng turut menyampaikan harapannya agar Disdik Kalteng tidak berhenti sampai di sini.

Baca Juga :  Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Faridawaty mendesak agar cakupan program pembelajaran bahasa asing virtual ini terus diperluas. Selain itu, Disdik juga harus memastikan infrastruktur pendukung, terutama:

  1. Jaringan internet yang stabil.

  2. Perangkat digital yang memadai.

Ketersediaan infrastruktur yang andal di setiap sekolah sangat penting untuk menjamin kelancaran dan efektivitas pembelajaran berbasis virtual.

“Kami dari Komisi III tentu mendukung upaya Disdik dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ke depan, kami berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan memberikan dampak yang nyata bagi kemampuan siswa,” tutupnya.

Dengan adanya terobosan ini dan dukungan penuh dari DPRD, program pembelajaran bahasa asing virtual diharapkan menjadi salah satu langkah strategis yang berhasil dalam mencetak generasi muda Kalteng yang unggul dan berdaya saing global. (Ingkit)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:35 WIB

Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru