1TULAH.COM-Kemenangan Zohran Mamdani dalam pemilihan Wali Kota New York pada Selasa (4/11/2025) menjadi momen bersejarah dalam politik Amerika Serikat (AS).
Politisi Partai Demokrat berusia 34 tahun itu resmi tercatat sebagai Muslim pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika, menandai era baru inklusivitas politik di negeri Paman Sam.
Kemenangan Zohran Mamdani bukan hanya simbol keberagaman, tapi juga inspirasi bagi komunitas Muslim di seluruh dunia. Dalam pemilu tersebut, Mamdani berhasil mengalahkan mantan Gubernur Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa dengan perolehan 50,4 persen suara.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Muslim Amerika kini semakin mendapatkan representasi yang kuat, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.
Berikut adalah 10 tokoh Muslim yang kini menjadi bagian penting dalam peta politik AS, mulai dari Wali Kota hingga Jaksa Agung.
10 Tokoh Muslim yang Mengukir Sejarah di Politik Amerika Serikat
Para tokoh ini mewakili berbagai latar belakang etnis dan jabatan, menunjukkan pengaruh komunitas Muslim yang semakin meluas di AS.
1. Zohran Mamdani – Wali Kota New York City
Zohran Mamdani, kelahiran Kampala, Uganda, dari keluarga keturunan India, mencatat sejarah sebagai Muslim pertama yang menjabat sebagai Wali Kota New York.
Dikenal sebagai aktivis sosialis Demokrat, Mamdani membawa visi pemerintahan berbasis keadilan sosial dan perluasan layanan publik. Kampanye Mamdani didukung oleh lebih dari 22 ribu relawan akar rumput, menegaskan dukungannya dari basis komunitas yang kuat.
2. Ghazala Hashmi – Wakil Gubernur Virginia
Ghazala Hashmi, politisi Partai Demokrat, adalah perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Virginia. Hashmi meraih 55,6 persen suara dan sebelumnya dikenal sebagai senator negara bagian Virginia. Saat ini, ia memimpin senat dan berperan penting dalam kebijakan pemerintahan negara bagian, khususnya di bidang pendidikan dan lingkungan.
3. Abdullah Hammoud – Wali Kota Dearborn, Michigan
Petahana Abdullah Hammoud kembali memenangkan pemilihan Wali Kota Dearborn, sebuah kota dengan populasi Arab-Amerika yang besar, dengan perolehan fantastis 71 persen suara. Lahir dari keluarga Muslim Lebanon, Hammoud sebelumnya merupakan anggota DPR Michigan. Fokusnya pada isu lingkungan, pendidikan, dan reformasi peradilan pidana membuatnya dikenal luas di Michigan.
4. Amer Ghalib – Wali Kota Hamtramck, Michigan
Amer Ghalib menjadi Wali Kota Muslim Arab-Amerika pertama di Hamtramck pada tahun 2021. Berasal dari Yaman, Ghalib bermigrasi ke AS pada usia 17 tahun. Berkat rekam jejak politik dan diplomatiknya yang kuat, pada tahun 2025, Ghalib bahkan ditunjuk sebagai calon Duta Besar AS untuk Kuwait oleh Presiden Trump.
5. Sadaf Jaffer – Anggota DPR New Jersey
Sadaf Jaffer mencetak sejarah sebagai perempuan Muslim pertama yang menjabat sebagai wali kota di AS ketika memimpin Montgomery, New Jersey pada tahun 2019. Kini, ia menjabat sebagai anggota DPR New Jersey mewakili Distrik ke-16. Latar belakang Jaffer sebagai seorang akademisi memperkuat kiprahnya dalam isu pendidikan dan kesetaraan sosial.
6. Bill Bazzi – Mantan Wali Kota Dearborn Heights, Michigan
Lahir di Lebanon, Bill Bazzi menjabat sebagai Wali Kota Dearborn Heights sejak 2021 hingga 2025. Ia mundur dari jabatannya setelah dikonfirmasi sebagai Duta Besar AS untuk Tunisia. Bazzi merupakan mantan anggota Korps Marinir yang pernah bertugas di Tunisia dan Maroko, menunjukkan perpaduan latar belakang militer dan politik.
7. Ibrahim Baycora – Kepala Kepolisian Paterson, New Jersey
Ibrahim “Mike” Baycora dilantik pada 2020 sebagai Kepala Polisi ke-17 Kota Paterson, menjadikannya Muslim Turki-Amerika pertama yang menduduki posisi tersebut. Baycora telah bertugas lebih dari tiga dekade di kepolisian Paterson dan dikenal berdedikasi tinggi dalam menjaga keamanan publik, menunjukkan kemajuan representasi Muslim di bidang penegakan hukum.
8. Dr. Saud Anwar – Senator Connecticut
Dr. Saud Anwar adalah dokter spesialis paru dan politisi Partai Demokrat yang kini menjabat sebagai anggota Senat Negara Bagian Connecticut. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota South Windsor. Komitmennya terlihat jelas saat pandemi Covid-19, di mana Dr. Anwar berada di garda depan sebagai tenaga medis di Rumah Sakit Manchester Memorial.
9. Keith Ellison – Jaksa Agung Minnesota
Keith Ellison adalah Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS pada tahun 2006. Kini, ia menjabat sebagai Jaksa Agung Minnesota sejak 2019. Ellison lahir di Detroit dan memeluk Islam saat berusia 19 tahun. Ia dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak sipil dan kesetaraan hukum.
10. Andre Carson – Anggota Kongres Indiana
Andre Carson telah menjabat sebagai anggota Kongres untuk Distrik ke-7 Indiana sejak tahun 2008. Sebagai salah satu dari sedikit anggota Kongres Muslim, Carson dikenal memperjuangkan kebijakan pro-pekerja dan keamanan komunitas di negara bagiannya, menegaskan komitmennya terhadap isu-isu sosial-ekonomi.
Inklusivitas Politik dan Inspirasi bagi Dunia
Kehadiran Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York dan sembilan tokoh Muslim lainnya memperlihatkan wajah baru politik AS yang semakin beragam dan inklusif. Kemenangan ini menandai langkah besar bagi Muslim Amerika dalam memperjuangkan representasi di tingkat pemerintahan tertinggi.
Perjuangan mereka tidak hanya mengamankan hak-hak komunitas Muslim di AS, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang demokrasi yang terbuka dan menjadi inspirasi bahwa latar belakang etnis atau agama tidak lagi menjadi penghalang dalam meraih posisi kepemimpinan di negara sebesar Amerika Serikat. (Sumber:Suara.com)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

