Simak Peran Protein pada Makanan Menurut Dokter Gizi

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan berprotein tinggi. (pixabay/stevepb)

Ilustrasi makanan berprotein tinggi. (pixabay/stevepb)

1TULAH.COM – dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia, menekankan bahwa protein memiliki peran penting dalam pemenuhan gizi seimbang, terutama bagi anak-anak yang sedang berada pada fase tumbuh kembang.

Protein yang tersusun dari asam amino berfungsi sebagai komponen utama dalam pembentukan serta regenerasi sel, khususnya otot.

Namun, rendahnya asupan protein pada anak dapat memicu malnutrisi hingga berujung pada stunting.

Ia juga mengingatkan bahwa konsumsi protein harus sesuai kebutuhan. Jika berlebihan, protein justru dapat menimbulkan gangguan pada organ tubuh, terutama ginjal.

Menurut rekomendasi WHO dan konsensus internasional, kebutuhan protein anak disesuaikan dengan umur dan berat badan.

Untuk orang dewasa, rata-rata kebutuhan protein berkisar 0,8–1,2 g/kgBB, sedangkan untuk individu dengan aktivitas fisik berat atau atlet dapat ditingkatkan hingga 1,6–1,8 g/kgBB.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lebih dari 1,8 g/kgBB tidak memberikan manfaat tambahan, bahkan berisiko mengganggu fungsi organ.

Sumber protein bisa berasal dari hewani maupun nabati. Protein hewani umumnya ditemukan pada ikan, telur, unggas, dan daging, sedangkan protein nabati banyak terdapat pada kacang-kacangan, kedelai, serta olahannya.

Meski demikian, pangan laut dan kacang-kacangan berpotensi memicu alergi pada individu tertentu.

Karena itu, dr. Pande menyarankan agar program massal seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) lebih mengutamakan sumber protein yang aman, seperti unggas, telur, daging putih atau merah, serta tempe dan tahu.

Hal yang tak kalah penting adalah pengawasan dalam proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, disertai evaluasi rutin karena alergi bersifat individual.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru

Raisa dan Mathis Molinie Kian Disorot, Foto Bareng Picu Dugaan Hubungan Spesial. Instagram @raisa6690

Entertainment

Raisa Pamer Foto Bersama Mathis Molinie, Rumor Asmara Makin Panas

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:29 WIB