Serapan Anggaran Kalteng Rendah, Fraksi Golkar Soroti Lambatnya Realisasi Belanja Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Noor Fazariah Kamayanti, menyoroti realisasi belanja daerah Provinsi Kalteng yang masih jauh dari target pada semester I tahun 2025. Menurutnya, kondisi ini dapat menghambat laju pembangunan di wilayah tersebut.

“Dari aspek belanja, tercatat bahwa realisasi belanja daerah hingga semester I 2025 baru mencapai 21,91 persen atau masih di bawah 50 persen,” ungkap Noor Fazariah, Jumat (22/8/2025).

Realisasi Belanja Modal dan Infrastruktur Mengkhawatirkan

Noor Fazariah menambahkan, rendahnya serapan anggaran ini mencerminkan belum optimalnya kinerja sebagian besar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Hal ini menjadi perhatian serius, terutama pada sektor-sektor kunci.

Baca Juga :  Bupati Heriyus: Apkasi Expo Jadi Ajang Promosikan Potensi Murung Raya

Secara spesifik, Fraksi Golkar menyoroti dua jenis belanja yang realisasinya sangat rendah:

  • Belanja modal: Hanya mencapai 2,81 persen.
  • Belanja jalan, jaringan, dan irigasi: Baru mencapai 19 persen.

Menurut Noor Fazariah, lambatnya realisasi ini sangat mengkhawatirkan, mengingat sektor infrastruktur adalah penopang utama daya saing daerah dan seharusnya menjadi prioritas utama. “Sektor infrastruktur merupakan penopang utama daya saing wilayah yang seharusnya menjadi prioritas dalam belanja pembangunan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Mendorong Langkah Strategis untuk Percepatan Serapan Anggaran

Dengan realisasi yang masih jauh dari target, Fraksi Golkar DPRD Kalteng mendorong Pemerintah Provinsi Kalteng untuk segera mengambil langkah-langkah strategis. Percepatan serapan anggaran, terutama pada sektor-sektor prioritas, dinilai sangat penting untuk memastikan program-program pembangunan berjalan sesuai rencana.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Fraksi Golkar menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran agar setiap rupiah yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek
Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif
Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak
Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!
Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 15:15 WIB

Soroti Karhutla dan Serapan Anggaran 38 Persen, Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Minta Percepatan Proyek

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Data Desil BPS Berantakan, Rieke Diah Pitaloka Sebut Pelanggaran HAM dan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Kamis, 3 September 2026 - 12:02 WIB

Bungkam Saat Digelandang Petugas, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Kasus TPPU

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Berita Terbaru