BI Targetkan QRIS Bakal Bisa Digunakan di China Akhir Tahun Ini

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transaksi dengan QRIS. [Envanto]

Ilustrasi transaksi dengan QRIS. [Envanto]

 

1TULAH.COM – Bank Indonesia (BI) menargetkan penggunaan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dapat diperluas ke China pada akhir 2025.

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyebut implementasi tersebut diharapkan bisa berjalan dua arah, baik untuk transaksi inbound maupun outbound.

Saat ini, menurut Filianingsih, kerja sama QRIS dengan China masih dalam tahap uji coba terbatas atau sandboxing sejak 17 Agustus 2025 bersama People’s Bank of China (PBoC).

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

Proses uji coba tersebut turut melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), UnionPay International (UPI), serta dua penyedia layanan pembayaran utama di China.

Ia menjelaskan, mekanisme implementasi QRIS lintas negara harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antarbank sentral, kesepakatan industri, pengembangan sistem interlinking, hingga uji coba sebelum penerapan penuh.

Baca Juga :  Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Sebelumnya, QRIS resmi dapat digunakan di Jepang melalui pemindaian JPQR Global sejak 17 Agustus 2025. BI juga mencatat bahwa transaksi pembayaran digital melalui QRIS secara keseluruhan terus tumbuh pesat, dengan volume transaksi meningkat 162,77 persen secara tahunan (year-on-year) hingga Juli 2025.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi perluasan layanan QRIS antarnegara, termasuk target selanjutnya di China.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru