Sorotan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2025: Antara Optimisme dan Keraguan

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tak tinggal diam. Ia pasang badan membela data tersebut dan menepis keras tudingan adanya 'permainan data'.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tak tinggal diam. Ia pasang badan membela data tersebut dan menepis keras tudingan adanya 'permainan data'.

1TULAH.COM-Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen secara tahunan pada kuartal II-2025. Angka ini sontak menjadi perbincangan, memicu perdebatan antara optimisme pemerintah dan keraguan dari beberapa pihak yang menyebutnya “aneh bin ajaib.”

Pemerintah Teguh Membela Data Pertumbuhan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pasang badan membela data yang dirilis BPS, menepis keras tudingan adanya ‘permainan data’. Dalam keterangannya, Airlangga menegaskan bahwa angka tersebut adalah hasil dari metodologi yang terukur dan valid, serta sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Mana ada! Kan sudah diumumin dan tadi sudah dijelaskan,” tegas Airlangga saat menanggapi keraguan publik. Ia kemudian memaparkan sejumlah fakta yang menjadi pilar utama pendorong pertumbuhan tersebut:

  • Konsumsi Rumah Tangga Meningkat: Konsumsi masyarakat tumbuh 4,97%, lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu. Ini menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin pulih.
  • Investasi Melesat: Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi melesat hingga 6,99%, menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.
  • Aktivitas Digital dan Pariwisata Naik: Transaksi di marketplace naik 7,55% dari kuartal sebelumnya, sementara pergerakan wisatawan Nusantara tumbuh 22,3%. Hal ini membuktikan efektivitas program pemerintah dan geliat ekonomi di sektor riil.
  • Penciptaan Lapangan Kerja: Sejak Februari 2024 hingga Februari 2025, tercatat hampir 3,6 juta lapangan kerja baru tercipta, menunjukkan dampak positif pertumbuhan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga :  Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Kinerja BPS dan Reaksi Pasar

Di sisi lain, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa angka pertumbuhan 5,12 persen ini melampaui ekspektasi banyak pihak dan menjadi sinyal kuat bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih kokoh.

Baca Juga :  KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Edy juga menekankan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2025, atas dasar harga berlaku, mencapai Rp5.947 triliun. Angka ini tidak hanya kuat secara tahunan, tetapi juga melonjak 4,04 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter), menunjukkan akselerasi ekonomi yang sangat positif.

Momentum libur Lebaran dan berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan daya beli masyarakat disinyalir menjadi faktor penentu. Selain itu, investasi yang terus mengalir didukung oleh sentimen positif terhadap stabilitas politik dan ekonomi Indonesia juga berperan besar.

Meskipun menuai keraguan, data ini memberikan gambaran optimisme terhadap masa depan ekonomi nasional. Dengan fondasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan positif ini hingga akhir tahun. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman
Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran
Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Berita Terbaru