Era Baru Logistik Indonesia: Zero ODOL Resmi Berlaku Penuh 2027!

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad bersama Asosiasi Pengemudi Logistik Nusantara, dan perwakilan pemerintah membahas masalah kebijakan bebas kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di gedung parlemen, Jakarta, Senin (4/8/2025). [Suara.com/Bagaskara]

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad bersama Asosiasi Pengemudi Logistik Nusantara, dan perwakilan pemerintah membahas masalah kebijakan bebas kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) di gedung parlemen, Jakarta, Senin (4/8/2025). [Suara.com/Bagaskara]

1TULAH.COM-Setelah melalui perjalanan panjang dan diskusi alot, masalah Over Dimension Over Load (ODOL) yang selama ini menjadi momok bagi infrastruktur jalan dan keselamatan pengguna jalan di Indonesia, akhirnya menemui titik terang.

Sebuah kesepakatan bersejarah telah dicapai antara DPR RI, pemerintah, dan asosiasi pengemudi logistik, menandai dimulainya era Zero ODOL secara penuh pada tahun 2027.

Kesepakatan Lintas Pihak: Solusi Atasi ODOL yang Menahun

“Ketok palu” tanda sahnya kebijakan ini terjadi dalam pertemuan tingkat tinggi di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (4/8/2025). Momen ini menjadi puncak dari upaya berbagai pihak untuk mencari solusi atas persoalan kelebihan muatan dan dimensi truk yang tak kunjung usai.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa tercapainya kesepakatan ini tidak lepas dari perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap masalah ODOL. “Presiden memperhatikan dengan cermat mengenai masalah over dimensi dan overload,” kata Dasco, menunjukkan komitmen kuat dari pucuk pimpinan negara.

Sebagai tindak lanjut, Dasco mengumumkan pembentukan tim gabungan yang akan melibatkan semua pihak terkait. Tim ini akan bertugas memastikan transisi menuju Zero ODOL berjalan mulus dan mengakomodasi aspirasi dari berbagai elemen, khususnya para pengemudi. “Kami telah bersepakat, baik dengan pemerintah maupun pihak Asosiasi Pengemudi Logistik Nusantara, akan membentuk tim bersama untuk merumuskan beberapa hal yang menjadi aspirasi dari teman-teman asosiasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Sopir Truk “Legowo” dan Siap Kawal Implementasi Zero ODOL

Dukungan penuh yang paling krusial datang dari para pengemudi truk, yang selama ini menjadi salah satu pihak paling terdampak. Ketua Umum Aliansi Pengemudi Independen (API), Suroso, yang mewakili ribuan sopir di seluruh Nusantara, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk menyukseskan kebijakan ini.

“Kita sudah sepakat Zero ODOL 2027 harus dijalankan dan ditegakkan di negeri kita ini,” tegas Suroso. Pernyataan ini menjadi angin segar, menunjukkan bahwa para pengemudi telah “legowo” dan siap menjadi bagian integral dalam mengawal implementasi kebijakan ini demi kebaikan bersama.

Pemerintah Sambut Baik Komitmen Bersama

Di sisi pemerintah, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagadhi menyambut baik kesepakatan yang diinisiasi DPR ini. Ia menyebut diskusi yang berjalan “dari hati ke hati” telah melahirkan komitmen bersama yang kuat untuk menuntaskan masalah ODOL.

Baca Juga :  Heriyus Tegaskan Pelantikan Sekda Murung Raya Mengacu pada Regulasi ASN

“Sebagaimana tadi disampaikan oleh Pak Dasco, kami berbicara dari hati ke hati dan menyepakati perlunya komitmen bersama untuk memberlakukan Zero ODOL,” ujar Dudy. Ia pun berjanji akan segera menindaklanjuti poin-poin kesepakatan yang telah disepakati agar target 2027 bisa tercapai tanpa merugikan pihak manapun. “Beberapa hal yang harus kami siapkan akan kami segera laksanakan,” pungkasnya.

Harapan Baru untuk Infrastruktur dan Keselamatan

Kesepakatan ini membawa harapan besar bagi masa depan infrastruktur dan keselamatan jalan di Indonesia. Dengan diberlakukannya Zero ODOL secara penuh pada 2027, diharapkan kerusakan jalan akibat kelebihan muatan dapat diminimalisir, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk ODOL dapat ditekan, dan efisiensi logistik nasional dapat ditingkatkan melalui ekosistem transportasi yang lebih tertib dan aman.

Ini adalah langkah maju yang signifikan menuju sistem logistik Indonesia yang lebih berkelanjutan dan bertanggung jawab. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Berita Terbaru