Penyidikan Harun Masiku Tetap Berjalan Pasca Hasto Dapat Amnesti

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (13/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penyidikan kasus yang melibatkan Harun Masiku tetap berlanjut, meskipun Presiden Prabowo Subianto telah memberikan amnesti kepada Hasto Kristiyanto.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pencarian terhadap Harun Masiku sebagai buronan masih terus dilakukan, dan penyidikan kasus tersebut belum dihentikan. Ia menegaskan komitmen KPK untuk menuntaskan kasus ini secara menyeluruh.

KPK juga memastikan bahwa proses hukum terhadap tersangka lainnya, Donny Tri Istiqomah, tetap berjalan sesuai prosedur.

Baca Juga :  Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Donny merupakan salah satu pihak yang diduga terlibat dalam perkara suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota legislatif yang melibatkan Harun Masiku.

Meski beberapa pihak telah mendapatkan amnesti, proses hukum terhadap tersangka yang belum mendapatkan pengampunan akan terus dilanjutkan oleh KPK.

Sebelumnya, DPR RI telah menyetujui pemberian amnesti terhadap Hasto Kristiyanto sebagai bagian dari permohonan amnesti Presiden kepada lebih dari seribu orang.

Baca Juga :  Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Walau dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan merintangi penyidikan, Hasto tetap divonis bersalah karena terbukti memberikan dana suap sebesar Rp400 juta kepada Komisioner KPU untuk membantu Harun Masiku dalam proses PAW.

Hasto dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun 6 bulan serta denda Rp250 juta, dan kasus ini menyoroti peran penting KPK dalam mengusut korupsi meski ada intervensi politik seperti pemberian amnesti.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru