Anggaran Rp350 Miliar Mandek di Dinas TPHP Kalteng: DPRD Soroti Lambatnya Penyerapan Belanja Modal!

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II  DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Hj Siti Nafsiah. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Kinerja Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah menjadi sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng. Pasalnya, hingga pertengahan tahun, penyerapan belanja modal dinas ini terbilang sangat lambat, menjadi yang terendah di antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja Komisi II.

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, mengungkapkan keprihatinannya. Realisasi anggaran fisik Dinas TPHP baru menyentuh angka 5,56 persen, jauh di bawah rata-rata serapan fisik kabupaten/kota se-Kalteng yang sudah mencapai 28,37 persen.

Persoalan Teknis dan Belum Rampungnya Dokumen Anggaran Jadi Biang Keladi

Menurut Siti Nafsiah, rendahnya realisasi ini disebabkan oleh persoalan teknis dan belum rampungnya penyusunan dokumen anggaran. “Tahapan perubahan 2025 saja belum selesai. Pembahasan RKA juga belum berjalan jadi wajar jika pelaksanaan di lapangan masih minim,” jelasnya pada Selasa (29/7/2025).

Baca Juga :  Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka, Presiden Prabowo Tegaskan Tak Intervensi

Padahal, Dinas TPHP mengelola anggaran yang tidak sedikit. Anggaran awalnya sekitar Rp300 miliar, bahkan meningkat menjadi lebih dari Rp350 miliar setelah perubahan APBD. Namun, dari jumlah besar tersebut, penyerapan belanja modal yang seharusnya digunakan untuk mendukung program pertanian produktif, baru terserap 2,5 persen.

“Belanja modal itu penting. Ada pengadaan alat mesin pertanian, bibit, dan pupuk yang dibutuhkan petani,” tegas Siti Nafsiah, menyoroti urgensi anggaran tersebut bagi sektor pertanian di Kalteng.

Hambatan dari Kegiatan Non-Operasional dan Optimisme Paruh Kedua

Siti Nafsiah juga menambahkan bahwa kegiatan non-operasional yang melibatkan banyak pihak kerap memperlambat pelaksanaan program. “Kegiatan di sana kan banyak di luar operasional jadi butuh kerja sama lintas pihak ini yang kadang menghambat percepatan,” terangnya.

Baca Juga :  Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Meski demikian, Komisi II DPRD Kalteng masih optimis bahwa capaian belanja modal dapat dikejar pada semester kedua tahun ini. Beberapa kegiatan pengadaan yang tidak memerlukan proses panjang, kata Siti, masih bisa diselesaikan tepat waktu.

“Kalau hanya pekerjaan lanjutan atau pengadaan alat saja, waktunya masih bisa terkejar. Kita masih punya lima bulan lagi, asal manajemen programnya tepat,” ucap Siti Nafsiah.

DPRD berharap Dinas TPHP segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen program dan anggaran mereka agar tidak semakin tertinggal dari OPD lainnya. Percepatan penyerapan belanja modal ini sangat krusial untuk memastikan sektor pertanian di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (Ingkit)

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:59 WIB

Anggota DPRD Barito Utara Nilai APKASI Expo 2026 Buka Peluang Produk Lokal Dikenal Luas

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Berita Terbaru