Kabut Asap Pekat Selimuti Rokan Hilir Akibat Karhutla: Warga Panik, Minta Bantuan Presiden Prabowo!

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jarak pandang jalan di Rokan Hilir yang hanya beberapa meter akibat tertutup kabut asap karhutla, Sabtu (19/7/2025). [Dok Riauonline]

Jarak pandang jalan di Rokan Hilir yang hanya beberapa meter akibat tertutup kabut asap karhutla, Sabtu (19/7/2025). [Dok Riauonline]

1TULAH.COM-Kabupaten Rokan Hilir, Riau, kembali menjadi sorotan akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda dalam beberapa hari terakhir.

Salah satu wilayah yang paling parah terdampak adalah Desa Sei Gajah, Kecamatan Kubu, di mana kabut asap tebal kini menyelimuti permukiman warga dan jalanan utama, mengancam kesehatan dan keselamatan.

Jarak Pandang Memburuk, Aktivitas Terganggu

Melansir Riauonline.co.id, kondisi kabut asap di Desa Sei Gajah telah mencapai tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Sejumlah pengendara mengaku kesulitan melintas karena jarak pandang yang hanya beberapa meter.

“Ngeri kali jalan, tak nampak sama sekali. Kami takut kecelakaan,” ujar Rahmat (34), seorang pengendara sepeda motor yang biasa melintas ke arah Kubu, pada Sabtu (19/7/2025). Situasi ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan dan menghambat aktivitas sehari-hari warga.

Baca Juga :  Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Jeritan Warga Rokan Hilir: Butuh Uluran Tangan Pemerintah Pusat

Melihat kondisi yang semakin memburuk, warga Rokan Hilir mulai dilanda kepanikan. Mereka mendesak dan meminta bantuan langsung dari pemerintah pusat, termasuk kepada Presiden Prabowo Subianto. Kecemasan masyarakat semakin tinggi mengingat kualitas udara yang terus memburuk. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok yang paling rentan terdampak oleh kabut asap pekat dan menyengat ini.

“Sudah beberapa hari ini kami sulit bernafas, mata perih, dan udara di luar sangat buruk. Kami mohon pemerintah pusat turun tangan,” keluh Nuraini (46), warga Desa Sei Gajah.

Menurut penuturan warga, hingga saat ini upaya pemadaman belum menunjukkan hasil yang signifikan. Api masih terus membara di beberapa lahan gambut yang sangat sulit dijangkau oleh tim pemadam. Jarak pandang di beberapa titik, termasuk di kawasan KM 31 Kecamatan Kubu, dilaporkan menurun drastis akibat kepungan asap.

Baca Juga :  Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

“Kami mohon Pak Presiden Prabowo bisa mendengar suara kami. Tolong kirimkan bantuan ke Rohil, khususnya Kecamatan Kubu. Kami sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah,” seru Suparman, tokoh masyarakat setempat, mewakili suara hati warganya.

Suasana Mencekam, Evakuasi Jadi Pilihan

Suasana di beberapa desa seperti Sei Gajah digambarkan sangat mencekam. Banyak warga memilih untuk tetap berada di dalam rumah demi menghindari paparan asap langsung. Namun, sebagian lainnya mulai serius mempertimbangkan opsi evakuasi jika kabut asap tidak kunjung mereda.

Warga sangat berharap perhatian dari pemerintah pusat segera datang agar bencana karhutla ini tidak terus meluas dan membahayakan keselamatan jiwa masyarakat Rokan Hilir secara lebih luas. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Berita Terbaru