Pesta Gol Garuda Muda di Piala AFF U-23 2025: Indonesia Bantai Brunei 8-0, Vanenburg dan Erick Thohir Ingatkan Konsistensi

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23. (Instagram/geraldvanenburgofficial)

Gerald Vanenburg, pelatih Timnas U-23. (Instagram/geraldvanenburgofficial)

1TULAH.COM-Tim Nasional Indonesia U-23 membuka kampanye mereka di ajang Piala AFF U-23 2025 dengan gemilang. Menghadapi Brunei Darussalam pada Selasa (15/7/2025) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Garuda Muda tampil perkasa dan meraih kemenangan telak 8-0. Hasil ini menjadi sinyal kuat dominasi Indonesia dan menempatkan mereka di puncak klasemen sementara Grup A.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Timnas Indonesia U-23 langsung menguasai jalannya pertandingan. Statistik menunjukkan penguasaan bola mencapai 84 persen, dengan total 28 tembakan dan 14 di antaranya tepat sasaran. Lima dari delapan gol Indonesia dicetak oleh Jens Raven, menunjukkan ketajamannya di lini depan. Kemenangan fantastis ini tentu saja membangun kepercayaan diri tim untuk menatap laga-laga selanjutnya yang diprediksi akan lebih berat.

Evaluasi Pelatih Gerald Vanenburg: Peringatan di Balik Euforia

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, menyambut positif hasil ini. Ia menilai performa anak asuhnya mencerminkan kerja keras yang telah dilakukan sejak persiapan, meskipun ia baru memimpin skuad sekitar empat pekan.

“Banyak hal yang bisa kita lakukan. Kita perlu berpikir hari demi hari, laga demi laga, apa yang bisa saya kembangkan. Dan, saya pikir itulah yang harus kita lakukan,” ujar Vanenburg dalam konferensi pers pasca-laga, mengutip Antara News.

Namun, di balik euforia kemenangan besar ini, pelatih asal Belanda tersebut memilih untuk tetap waspada. Vanenburg menyoroti penurunan intensitas permainan Timnas U-23 antara babak pertama dan kedua. Pada paruh pertama, Indonesia tampil agresif dan berhasil mencetak tujuh gol. Sayangnya, di babak kedua, intensitas permainan menurun drastis, dan Garuda Muda hanya mampu menambah satu gol saja, juga melalui Jens Raven.

Baca Juga :  Karhutla Meluas Hingga Lintas Negara, Komnas HAM Tuding Pembiaran dan Lemahnya Tata Kelola Gambut

“Hal terpenting adalah kita berkembang dalam setiap laga karena kita tidak boleh senang di babak pertama. Lalu, juga ada banyak kemungkinan untuk kita bisa melakukan yang lebih baik, salah satunya final pass,” lanjut Vanenburg. Ia menekankan pentingnya konsistensi performa sepanjang 90 menit, mengingat lawan-lawan selanjutnya akan lebih tangguh, seperti Filipina.

Erick Thohir Turut Ingatkan Pentingnya Kerendahan Hati

Nada serupa juga datang dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Meskipun mengapresiasi kemenangan besar atas Brunei, Erick meminta skuad Garuda Muda untuk tetap membumi dan tidak “besar kepala.”

“Jangan besar kepala gara-gara menang 8-0 sama Brunei,” tegas Erick Thohir.

Ketum PSSI tersebut menilai bahwa Brunei bukanlah tolok ukur kekuatan sesungguhnya bagi Timnas U-23. Tantangan sejati akan datang pada laga kedua menghadapi Filipina. Timnas Filipina sendiri sebelumnya membuat kejutan dengan menaklukkan semifinalis edisi 2023, Malaysia, dengan skor 2-0. Hasil ini otomatis membuat persaingan di Grup A menjadi lebih sengit.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

“Saya rasa bukan menjadi ukuran bahwa kemenangan besar ini menjadi patokan yang baik karena kan kita tahu tadi, tim Filipina mengalahkan Malaysia 2-0,” tambah Erick.

Sebagai Menteri BUMN dan Ketua Umum PSSI, Erick berharap agar skuad asuhan Vanenburg segera mengalihkan fokus untuk mengamankan tiket semifinal dengan mengalahkan Filipina. Ia juga mengingatkan bahwa target utama Timnas Indonesia U-23 bukan sekadar menang di fase grup, tetapi kembali menjadi juara Piala AFF U-23 seperti yang pernah diraih pada tahun 2019 saat diasuh oleh Indra Sjafri.

Kemenangan telak atas Brunei Darussalam memang menjadi awal yang menjanjikan bagi Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025. Namun, seperti yang ditekankan oleh Pelatih Vanenburg dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, kemenangan ini belum cukup untuk menjamin jalan mulus Indonesia.

Konsistensi, kerendahan hati, dan fokus pada pertandingan berikutnya menjadi kunci utama jika Garuda Muda ingin kembali terbang tinggi dan mengulang sukses sebagai juara di kawasan ASEAN. Laga selanjutnya melawan Filipina akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad muda ini. (Sumber:Suara.com)

 

 

Berita Terkait

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan
Bandara Soekarno-Hatta Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, 33 Penerbangan Terdampak
Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Minggu, 6 September 2026 - 10:34 WIB

Pertemuan di Hambalang: Presiden Prabowo dan Dubes AS untuk ASEAN Bahas Kerja Sama serta Stabilitas Kawasan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:15 WIB

Anomali Data Desil Ancam Bantuan Warga Miskin, DPR Desak Kemensos dan BPS Lakukan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 12:09 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

Sabtu, 5 September 2026 - 12:03 WIB

Semburkan Abu 15 KM, Erupsi Anak Krakatau Memicu Bencana Internasional Hingga Dipantau Jepang

Berita Terbaru