Kabar Duka, Tokoh Nahdlatul Ulama KH Imam Aziz Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh NU KH Imam Aziz Meninggal Dunia di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta (sumber:suara.com)

Tokoh NU KH Imam Aziz Meninggal Dunia di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta (sumber:suara.com)

1TULAH.COM – Nahdlatul Ulama (NU) kehilangan salah satu pendorong dan pemikir strategisnya, KH Imam Aziz, pada Sabtu, 12 Juli 2025, sekitar pukul 00. 46 WIB.

KH Imam Aziz menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta. Berdasarkan informasi dari NU Online, kabar tentang wafatnya KH Imam Aziz disampaikan oleh Ketua Lesbumi PBNU periode 2010-2015, Ngatawi Al-Zastrouw.

Informasi awal mengenai meninggalnya KH Imam Aziz berasal dari Ahmad Munjid yang menemani almarhum di Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta.

KH Imam Aziz adalah sosok yang sangat berpengaruh di belakang layar dalam berbagai momen penting NU, mulai dari advokasi masyarakat hingga penyelenggaraan dua muktamar besar, telah berpulang di Yogyakarta.

Almarhum dikenang sebagai tokoh NU yang lebih sering berperan sebagai arsitek strategi ketimbang sebagai sosok yang tampil di depan.

Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Cendekia ini meninggal di usia 63 tahun, meninggalkan warisan panjang sebagai penggagas, organisator handal, dan penjaga perjuangan NU di berbagai zaman.

Baca Juga :  Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Berita tentang wafatnya KH Imam Aziz pertama kali diketahui di kalangan nahdliyin melalui pesan singkat dari rekan-rekannya, termasuk Ngatawi Al-Zastrouw dan dikonfirmasi oleh Presiden Konfederasi Sarbumusi, Irham Ali Saifuddin.

“Iya, betul beliau wafat,” kata Irham saat dihubungi, dengan nada suara yang menahan kesedihan.

Lahir di Pati pada 29 Maret 1962, jejak pergerakan Imam Aziz telah tertanam sejak masa mudanya.

Saat menempuh pendidikan di IAIN Sunan Kalijaga, ia aktif dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta Lembaga Pers Mahasiswa Arena. Dari situ, ia berperan dalam pendirian Lembaga Kajian Islam dan Sosial (LKiS) Yogyakarta, sebuah lembaga yang menjadi tempat belajar bagi banyak aktivis dan pemikir muda dari NU.

Walaupun begitu, kontribusinya yang paling berarti muncul pada momen-momen penting dalam organisasi. Ia merupakan salah satu tokoh penting di balik gerakan “Masyarakat Santri untuk Advokasi Rakyat (Syarikat)” dan juga penyelenggaraan “Mubes Warga NU” di Cirebon pada tahun 2004, yang merupakan forum krusial untuk mengawasi dan mempertegas kembali Khittah NU.

Baca Juga :  Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kemampuannya dalam mengorganisir dan mengelola acara terbukti ketika ia dipercaya sebagai Ketua Panitia Penyelenggara untuk dua acara besar NU secara berurutan. Ia berhasil mengatur Muktamar ke-33 NU di Jombang pada 2015 serta Muktamar ke-34 NU di Lampung pada 2021, dua event besar yang melibatkan jutaan anggota nahdliyin.

Di PBNU, ia juga menjadi salah satu pilar utama dalam penerbitan Ensiklopedia NU, sebuah proyek penting yang bertujuan mendokumentasikan kekayaan pengetahuan organisasi. Dengan kontribusinya, terlihat bahwa KH Imam Aziz adalah seorang penggerak yang beroperasi dalam diam, namun karyanya memiliki dampak yang kuat dalam sejarah perjalanan Nahdlatul Ulama masa kini.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas
Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Polisi Tangkap Tersangka Begal Ojol di Tanjung Priok, Satu Pelaku Masih Buron

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Berita Terbaru