Cegah Infeksi, Luka Terbuka saat Banjir Harus Segera Ditangani

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi banjir  (sumber: suara.com)

ilustrasi banjir (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Musim hujan yang disertai banjir dapat meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi individu yang memiliki luka terbuka di kulit.

Air banjir biasanya tercemar berbagai mikroorganisme seperti bakteri, virus, serta kotoran yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui luka, meskipun luka tersebut berukuran kecil.

Oleh karena itu, penting untuk segera membersihkan luka yang terpapar air banjir menggunakan air mengalir atau cairan antiseptik, lalu menutupnya dengan plester agar tidak terkena air kotor.

Dokter umum sekaligus edukator kesehatan, Kevin Mak, menekankan bahwa setiap luka terbuka memerlukan penanganan cepat dan tepat karena air banjir yang terkontaminasi dapat menjadi media masuknya kuman penyebab infeksi.

Ia juga mengingatkan bahwa luka sekecil apa pun tidak boleh diabaikan, sebab bila dibiarkan terbuka, dapat memicu infeksi dan komplikasi yang lebih serius.

Plester luka sebaiknya diganti secara rutin, khususnya bila sudah basah atau kotor, dengan durasi penggunaan ideal antara enam hingga dua belas jam tergantung pada kondisi luka dan aktivitas yang dilakukan.

Selain itu, Kevin menyarankan para orang tua agar mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain atau berenang di genangan air banjir, karena air tersebut dapat membawa kuman berbahaya yang mudah masuk ke tubuh melalui luka.

Menurutnya, menjaga kebersihan luka dan membatasi paparan langsung terhadap air banjir merupakan langkah penting yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mencegah infeksi selama musim banjir.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru