Komplotan Pembunuh Notaris Bekasi Berhasil Diringkus Setelah Buron ke Solo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

1TULAH.COM – Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Sidah Alatas, seorang notaris berusia 60 tahun asal Bogor, yang sebelumnya dilaporkan hilang pada 1 Juli 2025.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi terikat di bantaran Sungai Citarum, wilayah Kedungwaringin, Bekasi, Jawa Barat, pada 3 Juli 2025.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan autopsi, tim opsnal Subdit Resmob berhasil menangkap tiga pelaku utama di Karang Anyar, Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga :  Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian mengamankan tiga orang lainnya yang diduga sebagai penadah barang hasil curian milik korban.

Seluruh pelaku telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Panit 1 Subdit Resmob, AKP Iskandar Zulkarnaen, menjelaskan bahwa motif pembunuhan masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan awal mengarah pada upaya penguasaan harta milik korban.

Para pelaku saat ini dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan tidak menutup kemungkinan pasal pembunuhan berencana akan diterapkan jika ditemukan bukti yang menguatkan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU
Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Selasa, 1 September 2026 - 09:18 WIB

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy’ari yang Kini Resmi Memimpin PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Berita Terbaru